Suasana tes calon Kadis PUPR Bali. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Bali yakni Kepala Dinas PUPR memasuki tahapan penulisan makalah di Kantor BKD Provinsi Bali, Senin (30/11). Sebelumnya, lima orang peserta yang mendaftar telah lolos tahapan seleksi administrasi dan mengikuti uji kompetensi oleh Tim Assessor.

Para calon Kadis PUPR Bali itu diberi waktu 120 menit untuk menulis makalah dengan cara tulis tangan. “Hari ini (kemarin – red) dilanjutkan dengan tahapan seleksi yakni membuat kertas kerja, mengenai apa yang akan dibuat ketika terpilih nanti sebagai Kepala Dinas PUPR,” ujar Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra di Kantor BKD Provinsi Bali.

Menurut Dewa Indra, penulisan makalah tidak boleh keluar dari tema, yakni menyangkut pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara secara terintegrasi serta terkoneksi antarwilayah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dalam arti luas guna mewujudkan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Mengingat, kepala dinas bertugas untuk membantu gubernur dalam mengimplementasikan visi dan misinya.

Baca juga:  Terungkap, Siapa Pemohon Rapid Test untuk Anggota DPRD Bali

Makalah memang sengaja diminta dalam bentuk tulis tangan untuk menjamin orisinalitas dari gagasan dan pikiran yang dituangkan. “Tentu pansel punya pertimbangan tersendiri, kalau itu dibuat dalam bentuk computerized, ada kekhawatiran nanti bahannya sudah disiapkan dari rumah atau minta pendapatnya siapa lalu di copy-paste,” paparnya.

Setelah penulisan makalah, lanjut Dewa Indra, tahapan seleksi akan dilanjutkan dengan presentasi di depan tim pansel dan wawancara, Selasa (1/12) ini. Termasuk didengarkan pula oleh dirinya dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali yang turut dilibatkan untuk menjamin akuntabilitas dan kredibilitas pelaksanaan seleksi.

Tahapan berikutnya adalah penelusuran rekam jejak atau track record peserta seleksi. “Untuk presentasi sudah disiapkan podium, disiapkan layar. Masing-masing peserta harus presentasi dengan gagah, menampilkan wawasannya, perspektifnya, programnya,” imbuhnya.

Baca juga:  Hampir 2 Pekan Berturut-turut, Bali Tambah Korban Jiwa COVID-19

Kepala BKD Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana mengatakan, tahapan rekam jejak nantinya menggunakan google form agar dapat diketahui oleh semua peserta alias menghindari subjektivitas. Ini lantaran pihaknya melakukan setiap tahapan seleksi secara terbuka dan transparan sesuai yang diatur dalam Permen-PAN RB.

Oleh karena itu, hasil dari setiap tahapan seleksi juga langsung diumumkan. Hingga kemarin sudah keluar nilai untuk tahapan uji kompetensi. ‘’Kita juga berharap nanti hasilnya benar-benar sesuai dengan ekspektasi pimpinan, mampu menerjemahkan pikiran-pikiran gubernur berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di Bali,’’ ujarnya.

Untuk anggota tim pansel, lanjut Lihadnyana, tercatat ada tujuh orang dari unsur pemerintah, pemerhati, dan perguruan tinggi. Seleksi jabatan Kepala Dinas PUPR dilaksanakan lantaran kepala dinas sebelumnya yakni I Nyoman Astawa Riadi pensiun per 1 Oktober lalu.

Baca juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, Taruna Poltrada Bali Diswab Saat Pelantikan

Sementara ini jabatan tersebut diisi oleh Kepala Dinas Perhubungan sebagai Plt. Kadis PUPR sampai ada pejabat definitif. Seleksi terbuka diumumkan secara nasional, sehingga ada peserta dari pusat, selain dari Pemprov Bali dan kabupaten/kota. ‘’Semua pakai sistem, tidak bisa kita atur-atur,’’ jelasnya.

Adapun kelima peserta berikut dengan hasil uji kompetensinya yakni Nusakti Yasa Weda, S.T., M.T. (nilai assessment 72), Dewa Ayu Puspa Dewi, S.T., M.UM. (nilai 70), I Gede Cipta Sudewa Atmaja, S.T., M.T. (nilai 68), Drs. I Komang Kusumaedi, M.Si. (nilai 67), dan I Gusti Ngurah Putra Wiradnyana, S.T., M.T. (nilai 67). Sesuai jadwal, peserta yang lolos menjadi Kadis PUPR Bali akan ditetapkan dan dilantik pada 14 Desember 2020 mendatang. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *