Siswa SMAN 5 Denpasar mengikuti webinar edukasi keselamatan berkendara digelar Astra Motor Bali. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kegiatan safety riding yang dilakukan saat ini dengan cara online adalah salah satu upaya berkelanjutan Astra Motor Bali terus menyosialisasikan Cari_Aman di jalan raya. Pada Jumat (13/11) sosialisasi lewat webinar ini mengundang 80 siswa dari SMA Negeri 5 Denpasar.

Hadir dalam layar monitor PS Kanit 1 Dikmas Subdit Kamsel Polda Bali Anak Agung Made Suarnawa yang memberikan pemaparan tentang perbedaan peraturan dan etika berlalu lintas. Disebutkan bahwa aturan berlalu lintas adalah bagaimana tata cara berlalu lintas yang baik. Sedangkan etika berlalu lintas adalah bagaimana berdisilin berlalu lintas saat berkendara di jalan raya.

Baca juga:  Bali, Posisi Kedua Terendah Tingkat Kemiskinannya Setelah Jakarta

Dalam data kepolisian, kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia sepanjang Januari hingga Oktober 2020 sebanyak 320 kecelakaan. Jika dikaitkan dengan kasus COVID-19 nyaris sama yaitu 400 orang di rentang waktu yang sama.

Disebutkan lagi bahwa kecelakaan didahului karena pelanggaran. Beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan diantaranya dari faktor pengemudi yang kebanyakan tidak disiplin dan mengabaikan etika berkendara, kemudian faktor kendaraan yang luput dari pengecekan sebelum berkendara misal rem, kondisi ban, tekanan angin dan lainnya, serta yang terakhir adalah faktor jalan misal ada lubang yang tertutupi air yang tidak terlihat.

Baca juga:  HUT ke-1 Semeton Honda PCX Gianyar, AHASS Gelar Service Murah

Diingatkan pula bagi pengendara untuk mematuhi 5 rambu lalu lintas penting di jalan raya yaitu dilarang parkir, dilarang berhenti, dilarang putar balik, dilarang mendahului, dan lampu kuning.

Selanjutnya kelengkapan berkendara yang dipaparkan oleh instruktur safety riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius. Yosepth membahas bahaya menerima telepon saat berkendara serta kemanapun selalu menggunakan helm, jaket, sepatu, sarung tangan.

Serta tips melakukan pengecekan motor seperti bensin, oli, ban, kaca spion, dan lainnya juga 7 postur saat berkendara mata, pundak, siku, tangan, pinggul, lutut, dan kaki.

Baca juga:  Pengusaha Kesulitan Naikkan Produksi Batubara

Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi mengatakan Honda sebagai pelopor keselamatan berkendara selalu berkomitmen mengedukasi lewat beragam inovasi.

“Kegiatan belajar mengajar secara online untuk pelajar tidak menjadi hambatan menambah pengetahuan tentang safety riding. Pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa harus menjaga keselamatannya saat di jalan raya. Cari_aman adalah fokus utama ketika sudah berkendara, kami berharap seluruh pelajar lebih waspada dan tetap selalu #Cari_Aman serta paham persiapan yang wajib di lakukan saat akan berkendara,” kata Iswahyudi. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.