Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari, S.Psi, M.Ed. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Siapa yang tidak ingin meraih kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup? Rasa-rasanya semua manusia menginginkannya. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini yang entah kapan berakhir, hidup serasa dalam lautan masalah.

Seorang ahli transpersonal cantik dari Pulau Dewata, Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari, S.Psi, M.Ed, atau akrab disapa Heleni membagikan kisahnya tentang awal mula mendalami ilmu nama.

Kisah sedih saat Heleni kecil telah membawa banyak perubahan dalam hidupnya. Waktu itu ibunda tercinta selalu saja diserang penyakit yang tak kunjung sembuh.

Berbagai upaya medis telah keluarga lakukan untuk kesembuhan sang ibunda, namun tak membuahkan hasil juga. Pada suatu titik ibunda Heleni memilih untuk mengganti nama seperti yang biasa dilakukan oleh kebanyakan masyarakat Bali. Ajaib! Setelah mengganti namanya, kesehatan sang ibu membaik.

Baca juga:  Gathering IFBEC, Penerapan Pergub Kearifan Lokal Diingatkan Kembali

Heleni berkaca pada peristiwa tersebut dan percaya bahwa tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Segala ilmu pemberdayaan diri pun dipelajarinya.

Dia kuliah di jurusan ilmu psikologi, kemudian melakukan penelitian tentang rahasia angka nama selama bertahun-tahun, lalu mempelajari berbagai ilmu terkait lainnya.

Perempuan yang menikmati usia SD hingga SMA di Bali ini, kini menjalani dan menekuni profesi sebagai seorang Transpersonal and Consultant Nama untuk memperbaiki kehidupan seseorang. Dirinya telah membuktikan sendiri akan ilmu yang dia pelajari tersebut.

Dia melakukan Restructure Nama, kemudian menyelaraskan diri dengan Sang Maha Pencipta dalam bentuk transformasi diri seoptimal mungkin dengan cara memiliki mindset positif, lalu menjalani hidup dengan tujuan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama makhluk Tuhan.

Baca juga:  Resmi! Perda No.9 Tahun 2020 Diberlakukan

Dampaknya tanpa bersusah payah, dia mengalami banyak perubahan positif berupa keberlimpahan dalam hidup. Kini, ribuan klien telah dia bantu menjadi pribadi sukses mulia, mendapatkan kehidupan yang lebih selaras, dan harmonis.

Mereka juga mendapatkan kebahagiaan dalam segala segi kehidupan, baik itu hubungan dengan keluarga, teman, sahabat, rekan kerja, karir, jodoh, bisnis, dan segala hal yang berkaitan dengan kebahagiaan hidup.

Menurut Heleni, kehidupan seperti panggung sandiwara. Ada lakon dalam setiap peran. Pilihan ada di tangan kita sendiri, ingin menjalani peran seperti apa? Kalau menginginkan peran baik dalam hidup, mulai dengan mengganti nama diri dengan nama yang lebih selaras.

Bonus dari nama yang sesuai dengan diri berupa rezeki yang berkelimpahan. Itulah salah satu sisi positif dari kepemilikan nama yang baik.

Baca juga:  Kenshi Se-Bali dan Tuban Ikuti Kejurprov Kempo

Kenapa yang dibenahi nama? Karena nama melekat pada diri, tentu saja berpengaruh dalam jalan hidup, keselarasan, dan keharmonisan seseorang. Nama yang kita sandang sejak lahir sangat berkaitan dengan jalan kehidupan yang telah kita lewati hingga saat ini.

Keselarasan antara nama dan diri akan melahirkan keharmonisan yang berdampak positif pada kehidupan. “Seperti pebisnis yang memiliki nama diri dan nama bisnis yang selaras, jenjang karir akan meningkat dan penjualan meroket. Dari sisi kehidupan pribadi, kebahagiaan bersama keluarga dan sahabat semakin kuat, rezeki mengalir hebat, keberuntungan, dan berbagai kebahagiaan tak henti menghiasi kehidupan diri,” tutup Heleni. (kmb/balipost)

BAGIKAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.