Ilustrasi. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Setelah melalui proses tahapan seleksi, akhirnya panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama mengumumkan tiga besar dari hasil seleksi terbuka pengisian posisi Asisten 1 Setda Tabanan. Menariknya untuk tiga besar dengan raihan nilai tertinggi, lagi-lagi meraih rangking pertama yakni Ni Wayan Mariati.

Srikandi ini menjabat Sekretaris Bakeuda. Sementara untuk ranking dua dan tiga masing-masing, I Wayan Sukanrayasa yang kini menjabat Sekdis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Tabanan, dan AA Ngurah Agung Satria Tenaya yang kini menjabat Kepala Bagian Pembangunan Sekda Tabanan.

Baca juga:  Lelang Jabatan Asisten 1 Setda Tabanan Masih Sepi Peminat

Kepala Bidang Formasi dan Pengembangan BKPSDM Tabanan I Ketut Putera menjelaskan, dengan adanya tiga besar tersebut, artinya tiga peserta lainnya dinyatakan gugur. Mereka adalah I Made Seraya yang kini menjabat Inspektur Pembantu (Irban) II Tabanan, I Gusti Putu Ekayana menjabat Kabag Ekonomi Setda Tabanan, dan I Wayan Suradigama Sekretaris Dinas Kominfo Tabanan.

“Tiga besar sudah diumumkan 16 Oktober lalu lewat web BKPSDM Tabanan. Nama-nama ini selanjutnya diajukan ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara), dan sekarang kita masih menunggu rekomendasi dari KASN turun,” terangnya, Selasa (20/10).

Baca juga:  Sinkronisasi Data, Kodim 1619/Tabanan Gelar Komsos 

Setelah rekomendasi turun dari KASN, ketiga nama tersebut akan diberikan ke Pejabat Pembinaan Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Tabanan. Bupati yang akan memilih siapa yang menurutnya dianggap pas untuk posisi kosong tersebut.

Artinya, mendapatkan nilai tertinggi dalam tiap lelang jabatan tidak serta merta menjamin bakal dipilih. Karena keputusan mutlak di tangan Bupati Tabanan selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di tingkat kabupaten tentunya dengan berbagai penilaian dan pertimbangan lain.

Baca juga:  Ratusan Pasang Anak dan Ortu Berkompetisi Mewarnai

Jika sudah dipilih 1 nama barulah dilanjutkan dengan diajukan ke Depdagri untuk mohon persetujuan pelantikan. “Sekarang kita menunggu rekomendasi dari KASN belum tahu kita kapan akan turun,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.