XL Axiata menghadirkan brand digital baru Live.On, Senin (5/10). (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – XL Axiata menghadirkan produk digital baru Live.On yang diluncurkan Senin (5/10). Ada dua produk yang ditawarkan yakni, Power On dan Power Full.

Dijelaskan Chief Sales Officer XL Axiata, Octavia Kurniawan, beda dari kedua produk ini adalah besarnya kapasitas yang ditawarkan. Untuk Power On yang dijual seharga Rp 80 ribu diperoleh layanan data sebesar 25 GB. Sedangkan Power Full dijual seharga 125 ribu dengan layanan data sebesar 50 GB. “Terdapat juga sejumlah layanan yang bisa ditambahkan, seperti data add on, call add-on, sms add-on, roaming add-on, streaming, dan socmed add-on. Jadi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya,” jelasnya.

Baca juga:  XL Raih Indonesia CSR Award 2017

Ada hal yang menarik dari produk Live.On ini, yakni produk referal. Jika mereferensikan produk ini akan ada benefitnya. Yakni bonus 5 GB untuk setiap teman yang berhasil mendaftar Live.On.

Terdapat program khusus 24/7 Power Untukmu serangkaian HUT XL ke-24 pada Oktober ini. Dalam program ini ada diskon Rp 24 ribu degan kartu perdana 25 GB atau 50 GB.

Dikatakan pengguna saat ini lebih banyak online sehingga peningkatan trafik layanan data sebesar 18 persen. Ia mengungkapkan target untuk Live.On ini adalah memperluas pasar XL Axiata. “Kita ingin meningkatkan market share,” jelasnya.

Baca juga:  28 Armada Trans Serasi Akan Dipasang GPS

Head of Growth Live On, Yudisthira mengatakan Live.On sudah tersedia di seluruh Indonesia karena penjualannya digital. Ia tidak bisa secara spesifik untuk menyebutkan angka pengguna Live.On. “Kami baru mulai selama sebulan, ini merupakan upaya untuk meningkatkan layanan-layanan XL Axiata,” ungkap Yudisthira.

Ditambahkan Group Head, Live.On, Mark Jefferson Go, peluncuran brand ketiga ini dimaksudkan untuk menangkap segmen yang khusus. Ada segmen khusus, terutama di tengah pandemi COVID-19, yang membutuhkan produk berbeda.

Baca juga:  Rendahnya Tingkat Literasi Penyabab Mudahnya Tertipu Investasi Bodong

Ditekankan cara komunikasi dari brand ini relatif beda dengan dua brand yang sudah ada. Namun, diakui akan ada perpindahan pelanggan, tapi jika masing-masing brand di-manage dengan baik, diyakini tidak akan menggerus dua brand yang sudah eksis. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.