Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tren pasien COVID-19 meninggal dunia di Bali masih menunjukkan peningkatan. Sesuai update, Senin (28/9), Bali melaporkan jumlah pasien meninggal dunia bertambah 9 orang.

Sebanyak 2 orang diantaranya diketahui sudah meninggal dunia pada Agustus lalu. Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, kesembilan pasien meninggal dunia masing-masing 2 orang berasal dari Karangasem, Denpasar, Gianyar dan Tabanan, serta 1 orang dari Buleleng.

Pasien pertama dari Buleleng, laki-laki berusia 57 tahun yang meninggal dunia 28 September 2020. Pasien yang dirawat di RSUD Buleleng sejak 25 September 2020 ini juga memiliki komorbid Stroke dan DM.

Baca juga:  NTB Berlakukan Rapid Test Gratis untuk Warganya, Bali Juga Diusulkan Ambil Kebijakan Sama

Pasien kedua dan ketiga berasal dari Karangasem. Keduanya laki-laki berusia 61 tahun. Pasien kedua, masuk ke RSUD Karangasem pada 21 September 2020 dan meninggal dunia 27 September 2020.

Pasien memiliki komorbid Gagal Ginjal. Pasien ketiga juga meninggal dunia 27 September 2020 setelah dirawat di RS sejak 20 September 2020. Pasien ini memiliki komorbid DM.

Pasien keempat dan kelima dari Denpasar, keduanya perempuan. Pasien keempat, berusia 71 tahun yang masuk ke RSUD Wangaya pada 23 September 2020.

Pasien meninggal dunia 26 September 2020 serta diketahui memiliki komorbid DM dan Jantung.

Baca juga:  Kasus Penyiraman Air Panas, Terdakwa Dituntut 7 Tahun Penjara

Pasien kelima, berusia 69 tahun yang dirawat di RSUP Sanglah sejak 22 September 2020. Pasien meninggal dunia 25 September 2020. Selain itu, juga diketahui memiliki komorbid DM dan Jantung.

Pasien keenam dan ketujuh, berasal dari Gianyar. Yakni, perempuan berusia 57 tahun yang rupanya sudah meninggal dunia 30 Agustus 2020 lalu. Pasien yang memiliki komorbid Gagal Ginjal ini dirawat cukup lama di RSUP Sanglah, yakni sejak 6 Agustus 2020.

Berikutnya, laki-laki berusia 46 tahun yang meninggal dunia 4 September 2020. Pasien masuk ke RS pada 29 Agustus 2020 dan diketahui memiliki Komorbid DM.

Baca juga:  Cukup Banyak Warga Tampaksiring Positif COVID-19, Dikeluhkan Minimnya Bantuan Pemerintah untuk Isolasi Mandiri

Pasien kedelapan dan kesembilan, berasal dari Tabanan. Pasien kedelapan, perempuan berusia 64 tahun yang masuk ke RSUP Sanglah pada 12 September 2020 dan meninggal dunia 23 September 2020. Pasien juga memiliki komorbid Gagal Ginjal.

Pasien kesembilan, laki-laki berusia 58 tahun yang sebelumnya dirawat di RS Nyitdah sejak 31 Juli 2020. Pasien meninggal dunia 5 Agustus 2020. Komorbid dari pasien kedua yang rupanya sudah meninggal di bulan Agustus ini tidak diketahui. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.