Ilustrasi. (BP/Tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah pasien COVID-19 meninggal dunia bertambah 7 orang, Minggu (27/9). Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, pasien meninggal dunia masing-masing 2 orang berasal dari Buleleng, Karangasem dan Tabanan, serta 1 orang dari Denpasar.

Pasien pertama, laki-laki berusia 45 tahun dari Buleleng. Pasien mulai dirawat di RSUD Buleleng pada 24 September 2020 dan meninggal dunia 26 September 2020. Pasien memiliki komorbid Gagal Ginjal.

Pasien kedua, laki-laki berusia 48 tahun dari Buleleng yang meninggal dunia 26 September 2020. Pasien dirawat di RSUD Buleleng sejak 9 September 2020. Komorbidnya tidak diketahui.

Baca juga:  Masuki 38 Hari Berturut-turut, Kabar Duka Masih Dilaporkan Bali!!

Pasien ketiga, laki-laki berusia 62 tahun dari Tabanan. Sebelumnya masuk ke BRSU Tabanan pada 27 Juli 2020. Pasien yang meninggal dunia 5 Agustus 2020 ini tidak diketahui komorbidnya.

Pasien keempat, laki-laki berusia 62 tahun dari Denpasar. Pasien meninggal dunia 24 September 2020 setelah dirawat di RSBM sejak 1 September 2020. Pasien memiliki komorbid DM.

Pasien kelima, laki-laki berusia 60 tahun dari Karangasem. Pasien masuk ke RSUD Karangasem pada 3 Agustus 2020 dan meninggal dunia 11 Agustus 2020. Pasien juga memiliki komorbid DM dan Hipertensi.

Baca juga:  Pilih Endek, Putri Koster Sebut Dior Harus Penuhi Sejumlah Syarat

Pasien keenam, laki-laki berusia 71 tahun dari Karangasem. Pasien yang meninggal dunia 15 Agustus 2020 ini memiliki komorbid DM dan Gagal Ginjal. Sebelumnya, pasien dirawat di RSUD Karangasem sejak 3 Agustus 2020.

Pasien ketujuh, perempuan berusia 65 tahun dari Tabanan. Sebelumnya masuk ke RSPTN pada 14 September 2020. Pasien meninggal dunia 26 September 2020 dan diketahui memiliki komorbid Jantung.

Dari tambahan ini, total ada 3 orang yang meninggal pada Agustus lalu. Dua diantaranya dari Karangasem sedangkan satu lagi merupakan warga Tabanan. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.