Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan bersama Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. I Putu Gde Suwardana saat menyambangi salah satu kantor sekretariat parpol di Bangli, Kamis (3/9). (BP/Ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Jelang dibukanya masa pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bangli 2020, Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menyambangi kantor Sekretariat DPC PDIP Bangli dan kantor Sekretariat DPD II Golkar Bangli, Kamis (3/9). Dalam kunjungannya bersama Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. I Putu Gde Suwardana, Kapolres meminta paslon bupati dan wakil bupati Bangli agar tidak melibatkan masa pada saat melakukan pendaftaran ke KPU Bangli.

“Kami juga imbau agar bakal paslon berserta ketua dan sekretaris parpol pengusung yang mendaftar ke KPU tetap melaksanakan protokol kesehatan pada saat pendaftaran,” kata Kapolres ditemui saat sambang ke Kantor DPC PDIP Bangli, Kamis siang.

Baca juga:  Perbekel Tukadaya Dimintai Klarifikasi Panwaslu

Dalam kunjungannya, lanjut Kapolres, telah ada kesepakatan dari pihak bakal calon untuk mematuhi imbauan itu. Saat proses pendaftaran, masing-masing bakal calon hanya akan mengajak pendamping dengan jumlah terbatas sekitar 15 orang.

Untuk mengamankan jalannya proses pendaftaran, baik Polres Bangli maupun Kodim 1626/Bangli sudah melakukan persiapan matang. Mantan Kapolres Mappi, Papua itu membeberkan pihaknya dari Polres Bangli akan mengerahkan 154 orang personelnya di lapangan.

Pengamanan dilakukan di Kantor KPU Bangli, kantor secretariat parpol dan jalur-jalur yang bakal dilewati bakal paslon. “Besok rencananya dari salah satu bakal paslon akan mengadakan kegiatan persembahyangan di Pura Kehen. Itu juga kami amankan,” terangnya.

Baca juga:  Lulus Tes Kesehatan, Bakal Paslon Masih Terganjal di Persyaratan Administrasi

Demi lancar dan amannya tahap pendaftaran bakal paslon, Kapolres menghimbau seluruh pihak terkait untuk mematuhi imbauannya. Tidak hanya mengamankan tahapan pendaftaran bakal paslon, Polres Bangli juga telah mempersiapkan pengamanan untuk tahap selanjutnya.

Dikatakan, Kapolres bahwa pesta dekomrasi tahun ini berbeda dari sebelumnya karena dilaksanakan di tengah pandemi. Untuk itu pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah maupun cara bertindak di lapangan.

Saat massa kampanye, pengamanan dilakukan dengan meningkatkan personil menjadi 276 personel. Saat tahap pemungutan dan penghitungan suara, pengamanan akan ditingkatkan dengan diback up Polres Gianyar, Klungkung dan Buleleng serta Polda Bali sehingga total personel menjadi 765 personel.

Baca juga:  Retas dan Bobol ATM BNI, Warga Rumania Diadili

Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. I Putu Gde Suwardana menyampaikan pihaknya juga telah menyiapkan personil untuk membantu pengamanan di masing-masing tahap. Pada tahap awal disiapkan 100 personel dan akan diperkuat kemudian oleh Kodam Udayana saat tahap pemungutan suara.

Untuk memastikan situasi kondusif, pihaknya bersinergi dengan kepolisian akan mengintensifkan patroli di lapangan. Pihaknya berharap Pilkada yang berlangsung di tengah pandemi COVID-19 tidak meningkatkan angka kasus covid. Karenanya pihaknya menghimbau seluruh masyarakat untuk menerapkan protocol kesehatan pencegahan COVID-19. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.