Suasana workshop di SMP Dharma Wiweka. (BP/ken)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menerapkan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 yang ketat, SMP Dharma Wiweka melaksanakan Workshop Review Kurikulum 2013 (K-13). Tema yang diusung “Implementasi K-13 Berbasis IT untuk meningkatkan dan Penguatan  Kompetensi Guru di Tengah Pandemi Covid-19.”

Workshop berlangsung 27-29 Juli 2020 dan dibuka Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar Drs. Anak Agung Gede Wiratama, M.Ag. Kegiatan ini diikuti stakeholder SMP Dharma Wiweka dan mengundang narasumber yaitu I Wayan Kamasan, S.Pd., M.Pd. dan Dra. Ni Nyoman Kartiniasih, M.Pd.

Baca juga:  HUT Ke-14 SMKTI Bali Global Denpasar, Kreativitas dalam Pandemi Covid-19

Kabid Gede Wiratama menyampaikan apresiasi karena masih banyak siswa baru yang memilih SMP Dharma Wiweka. “Dibandingkan sekolah swasta lain, jumlah PPDB SMP Dharma Wiweka terbanyak. Saya berharap dibentuk Tim COVID-19 sekolah. Tujuannya, kalau nanti zona hijau dan sekolah buka, tim ini yang bantu kepala sekolah,” ujarnya.

Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. menjelaskan pihaknya telah siap menyambut PPDB dengan gedung baru sebagai wujud komitmennya memberikan fasilitas lebih baik. Namun, Bali dilanda pandemi Covid-19 yang berdampak pada ditutupnya aktivitas pembelajaran di sekolah. “Tapi upaya meningkatkan kualitas atau mutu sekolah dan anak didik terus kami lakukan di tengah COVID-19,” katanya. (Adv/balipost)

Baca juga:  KPH Bali Timur Berkontribusi Kesejahteraan Masyarakat
BAGIKAN