Sejumlah siswa SMP sedang menyeberang jalan. (BP/eka)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Tak hanya proyek fisik di Kabupaten Badung yang terdampak rasionalisasi. Program seragam gratis bagi siswa tahun ajaran baru 2020/2021 di Gumi Keris juga hingga kini belum jelas alias gabeng.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, Rabu (22/7) realisasi anggaran untuk seragam sekolah hingga kini belum jelas. Dengan lambatnya realisasi anggaran tersebut, sudah dipastikan realisasi seragam akan terlambat seperti tahun 2019.

Baca juga:  Tahun Ajaran Baru Tak Mungkin Diundur, Ini Protokol Hadapi Era Baru

Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung, Ketut Widia Astika mengakui bahwa anggaran untuk program seragam gratis tahun ajaran 2020/2021 belum ada titik terang. Padahal, besaran anggaran tersebut telah diajukan jauh hari sebelumnya.

“Memang kami sudah usulkan untuk anggaran seragam gratis itu. Bahkan perencanaannya sudah diusulkan dari anggaran induk tahun 2020,” katanya.

Birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara ini mengatakan untuk eksekusi seragam gratis tersebut sampai saat ini juga belum ada. Sehingga pihaknya belum bisa memastikan seragam gratis tersebut. “Eksekusinya memang belum, mungkin ada yang harus disiapkan lagi,” pungkasnya.(Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.