Kadiskes Bali dr. Ketut Suarjaya. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah pasien positif COVID-19 meninggal dunia bertambah sebanyak 4 orang, Minggu (19/7). Dua diantaranya berasal dari Kota Denpasar. Sedangkan dua lainnya masing-masing dari Bangli dan Gianyar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan, pasien meninggal dunia dari Denpasar keduanya laki-laki. Pasien pertama berusia 49 tahun yang mulai sakit sejak 7 Juli 2020. Pasien ini masuk ke RSUP Sanglah pada 12 Juli 2020 dan hasil uji swab positif diketahui 13 Juli.

Baca juga:  Gempa 5,3 SR Guncang Bali

“Pasien meninggal 17 Juli 2020. Saat perawatan ditemukan Hiperglikemia,” ujarnya.

Pasien kedua dari Denpasar, lanjut Suarjaya, laki-laki berusia 59 tahun juga meninggal dunia pada 17 Juli lalu. Pasien dengan riwayat penyakit jantung ini sebelumnya masuk ke RS PTN Unud pada 2 Juli 2020. “Hasil PCR positif diketahui 3 Juli,” imbuhnya.

Suarjaya menambahkan, untuk pasien meninggal dari Bangli merupakan perempuan berusia 80 tahun. Pasien ini masuk ke RS pada 16 Juli lalu dan meninggal dunia, Minggu (19/7).

Baca juga:  Total WNA Ajukan Izin Tinggal Terpaksa di Bali Capai Seribuan Orang

Hasil uji swab PCR positif COVID-19 diketahui 18 Juli 2020. “Pasien ini memiliki riwayat jantung,” ujarnya.

Sedangkan pasien keempat yang meninggal dunia, menurut Suarjaya adalah laki-laki berusia 50 tahun. Pasien ini masuk ke RSUD Sanjiwani pada 16 Juli lalu.

Hasil PCR positif diketahui 18 Juli atau setelah pasien meninggal dunia pada 17 Juli. Tidak dilaporkan mengenai adanya penyakit penyerta pada pasien dari Gianyar ini. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN