Suasana tatap muka virtual Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dengan Kepala Sekolah serta para guru di SMA/SMK serta SLB negeri dan swasta di 9 kabupaten/kota se-Bali, Jumat (10/7). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Proses belajar mengajar hingga saat ini masih belum bisa berlangsung secara normal melalui tatap muka. Namun harus menggunakan metode daring (online).

Kendati demikian, sektor pendidikan tetap diminta produktif dan berjalan sesuai tahapan-tahapan yang ada. Demikian pula proses belajar mengajar tetap berlangsung meskipun dalam format ataupun metode yang berbeda. “Guru harus bisa menyajikan materi pembelajaran dalam konteks online dengan sangat baik,” ujar Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat bertatap muka virtual dengan Kepala Sekolah serta para guru di SMA/SMK serta SLB negeri dan swasta di 9 kabupaten/kota se-Bali, di Ruang Kerjanya, Jumat (10/7).

Baca juga:  Genjot APK di Perguruan Tinggi, UT Gencarkan Pembelajaran Daring

Menurut Dewa Indra, pembelajaran yang disajikan secara menarik dan efisien akan lebih mudah dipahami oleh siswa. Mereka juga tidak akan cepat bosan.

Oleh karena itu, para kepala sekolah dan guru diminta terus melakukan adaptasi serta inovasi dalam metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Jadi, tidak hanya sekedar mempersiapkan sarana prasarana penunjang seperti WiFi, laptop, dan smartphone.

Pihak sekolah juga harus memastikan kemampuan akses siswa untuk melakukan pembelajaran secara daring. “Dalam pembelajaran daring permasalahannya adalah akses. Kita harus perhatikan juga kemampuan financial siswa dalam mengakses daring tersebut,” imbuhnya.

Baca juga:  Puskesmas Minta Tambahan Dokter

Dewa Indra menambahkan, harus dipikirkan dan dipetakan mengenai kondisi siswa di masing-masing sekolah. Jangan sampai ada siswa yang tidak memiliki kemampuan mengakses internet karena ekonomi yang kurang mendukung. Hal ini penting agar proses pembelajaran daring berjalan dengan lancar. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.