Sekelompok pemuda ditangkap karena mencuri dan membantai anjing. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kasus pencurian dan pembantaian anjing terjadi di Perum Griya Nugraha, Jalan Taman Giri Gang Jeruk C1, Kuta Selatan (Kutsel). Pelakunya pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu Gaudensius Harman alias Harman (24), Adrianus Paput alias Ardi (24), Konradus Ariganti alias Ari (24) dan Martinus Karbus Budi alias Budi (27).

Mereka ditangkap, Sabtu (27/6) di kos-kosan, Jalan By-pass Ngurah Rai Gang Singapur, Mumbul, Kutsel. Alasan pelaku bunuh anjing tersebut dipakai pesta.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Minggu (28/6) mengatakan, kasus tersebut diungkap Tim Opsnal Polsek Kutsel dan Resmob Polresta Denpasar. Kasus tersebut dilaporkan oleh Dewi Rince Andrian Talomanafe (27) ke Polsek Kutsel, Jumat (26/6), sedangkan kejadiannya Selasa (23/6).

Kronologisnya, lanjut Iptu Sukadi, korban memberi makan anjingnya tersebut. Anjing sempat keluar rumah seperti biasa untuk buang air.

Pukul 17.30 WITA korban keluar rumah untuk melaksanakan ibadah. Rumah dalam keadaan kosong.

Sekitar satu jam kemudian, korban ditelepon oleh adiknya, Jennifer Ester Adelayne Talomanafe dan dibilang anjingnya bernama Sule dicuri oleh orang tak dikenal dengan cara dipukul dengan kayu balok. “Setelah anjing tidak berdaya, lalu diambil oleh pelaku dan dimasukkan ke karung. Kejadian itu direkam video oleh tetangga korban. Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Kutsel,” ujarnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Kutsel melakukan penyelidikan di seputaran Jalan Sesetan Gang Taman Sari, Denpasar, bersama anggota Resmob Polresta. Di sana polisi dapat informasi dari warga bahwa empat pelaku merupakan teman Berto.

Polisi langsung mencari Berto dan ditemukan areal parkir minimarket di Taman Giri. Dari pengakuan Berto mengakui pelaku itu temannya bernama Harman, Ardi, Budi dan Ari. Petugas langsung menangkap keempat pelaku di tempat kosnya, Jalan By-pass Ngurah Rai, Gang Singapur.

“Pelaku diajak petugas menunjukkan tempat membakar anjing yaitu di belakang kos-kosan dekat rawa-rawa. Juga diamankan karung, kayu, serta sepeda motor yg digunakan waktu kejadian,” ungkap Sukadi.

Saat diinterogasi, pelaku datang ke TKP untuk mengambil anjing yang ditawarkan seorang pria berinisial Ud lewat Berto. Mereka memukul anjing tersebut sampai mati, lalu dibawa ke tempat kos untuk dimasak dan disantap bersama-sama.

Tersangka Harman dan Adi mengaku memukul kepala anjing masing-masing dua kali. Ari dan Budi memasukkan anjing tersebut ke karung. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.