Suwirta saat turun ke Pasar Seni Semarapura untuk mengimbau pedagang dan pengunjung, sebagai antisipasi ditutupnya Pasar Galiran. (BP/Ist)

USAI keliling memantau perkembangan jadwal pembuangan sampah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM, dan Perdagangan Klungkung, I Wayan Ardiasa menyempatkan diri untuk memantau kondisi Pasar Seni Semarapura, Minggu (21/6) pagi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pedagang lancuban maupun pengunjung ke Pasar Seni Semarapura, setelah adanya keputusan untuk menutup sementara Pasar Umum Galiran akibat pandemi COVID-19.

“Mulai Senin 22 Juni hingga Rabu 24 Juni Pasar Umum Galiran akan kami tutup, maka dari itu saya mengantisipasi kemungkinan besar Pasar Seni Semarapura akan semakin ramai. Maka sarana prasarana seperti tempat cuci tangan, tempat sand sanitizer, harus disiapkan lebih banyak, hingga pintu masuk dan keluar sudah kami persiapkan dengan baik harus ada yang mengatur lebih baik,” ujar Bupati Suwirta saat ditemui di Pasar Seni Semarapura.

Baca juga:  Resahkan Warga Melaya, WNA Jual Obat Seharga Jutaan Rupiah

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Suwirta tidak henti-hentinya memberikan imbauan kepada para pedagang dan pengunjung di Pasar Seni Semarapura agar selalu mentaati segala aturan dari pemerintah. Khususnya mengenai protokol kesehatan harus dijalankan dengan baik. Jangan sampai terjadi penyebaran baru yang terpusat di pasar ini. Langkah ini akan terus dilakukan sebagai upaya agar seluruh masyarakat semakin sadar dan bisa terhindar dari penyebaran wabah COVID-19. “Selalu taati segala aturan dari pemerintah agar kita semua selalu terlindungi dan bisa terhindar dari wabah COVID-19,” harap Bupati Suwirta.

Baca juga:  Sembilan SD di KRB Tutup, 1.193 Siswa Belajar di Pengungsian

Lebih lanjut ditambahkan, setelah Bupati Suwirta mengelilingi satu per satu kios pedagang. Bupati Suwirta menemukan masih banyak kios yang masih kosong. Maka, untuk ke depannya secara regulasi hal ini akan secepatnya diantisipasi agar lebih efektif. Sementara di Pasar Blok A beberapa fasilitas ditemukan ada yang sudah rusak. Melihat situasi tersebut Bupati berharap kepada masing-masing pengontrak apapun jenis kerjasama itu di pasar ini, harus taat dengan situasi pasar untuk selalu menjaga seluruh fasilitaa yang dimanfaatkan.

Baca juga:  Bupati Suwirta di Desa Paksebali, Pembukaan Akses Jalan Diharapkan Mudahkan Pemasaran Hasil Pertanian

“Mari jaga kebersihan maupun sarana prasarana semua fasilitas pasar ini dengan sebaik-baiknya. Kami akan terus melakukan langkah penyempurnaan, agar keberadaan pasar ini semakin baik. Tapi sekarang yang urgen adalah bagaimana menyadarkan masyarakat agar kian sadar terhadap keselamatan dirinya di tengah situasi pasar sebagai pusat penyebaran baru COVID-19. Ini yang harus diantisipasi bersama,” harapnya. (Adv/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.