Polisi memberikan imbauan ke pengunjung di Kintamani. (BP/ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Beberapa tempat wisata di Kintamani kembali ramai didatangi pengunjung, Minggu (21/6). Hal itu menjadi atensi Polres Bangli. Untuk menghindari ada kerumunan dalam jumlah banyak dan memastikan pengunjung menerapkan protokol kesehatan, Polres menerjunkan 136 personelnya di beberapa tempat.

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan didampingi Wakapolres Kompol I Gede Wali juga ikut terjun ke lapangan memantau situasi di beberapa tempat wisata.

Agung Dhana mengatakan 136 personel yang diterjunkan merupakan gabungan Polres Bangli dan Polsek jajaran. Personelnya dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan memberikan himbauan kepada masyarakat yang mengunjungi objek wisata di Bangli.

“Personel kami tempatkan beberapa titik seperti di restoran, Coffe shop sepanjang jalur utama Kintamani dan seluruh obyek wisata kami pantau untuk memastikan bahwa masyarakat dan pengelola hotel dan restoran disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” kata Agung Dhana.

Ia juga memerintahkan Satuan Lalulintas untuk menindak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan masker. Ada puluhan pengendara sudah ditindak dengan membuat surat pernyataan.

Agung Dhana kembali menegaskan saat ini yang baru diperbolehkan buka hanyalah Hotel dan Restoran. Sedangkan objek wisata, belum. ”Sampai saat ini hanya Hotel dan restoran yang diperbolehkan beroperasi dan itupun wajib berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19 dan Social Distancing, para pengunjung harus dibatasi kapasitasnya maksimal 50 persen dari daya tampung hotel maupun restoran,”tegasnya.

Dia mengingatkan saat penerapan new normal bukan berarti masyarakat bebas dalam melakukan aktifitas. Melainkan harus selalu disiplin berpedoman pada protokol kesehatan penanganan Covid-19. Diantaranya apabila beraktifitas diluar rumah wajib menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat maupun para pelaku wisata agar tetap mempedomani Protokol Kesehatan dalam penanganan Covid-19. “Kami akan tidak tegas jika ada masyarakat maupun pelaku pariwisata yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19 ini,”ujarnya.

Sementara itu beberapa tempat yang informasinya banyak didatangi pengunjung yakni parkiran Pura pasar Agung di lereng Gunung Batur dan Penelokan. Wakapolres Kompol I Gede Wali yang sempat memantau situasi di parkiran Pura Pasar Agung mengatakan, pengunjung yang datang banyak berasal dari Denpasar dan Badung. Beberapa diantaranya ada yang melakukan pendakian. Pihaknya telah memberikan imbauan protokol kesehatan terhadap pengunjung tersebut. “Saya sudah imbau untuk balik, dan mereka menyadari dan mematuhi,” katanya. (Dayu Rina/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.