Pemimpin Wilayah BRI Denpasar IB K. Subagia (kanan) menyerahkan bantuan ke perwakilan BPBD Provinsi Bali yaitu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Bali, I Gusti Made Semarajaya (kiri) disaksikan Gubernur Bali Wayan Koster (tengah). (BP/may)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bank BRI Kantor Wilayah Denpasar yang mewilayahi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) pada Senin (8/6) di kediaman Gubernur Bali, Jayasabha. Bantuan yang diserahkan kali ini berupa 10 ton beras, 2.630 paket sembako, 1.000 box vitamin C 500 Mg, dan 85 pcs masker N95 senilai lebih dari Rp 600 Juta.

Bantuan diserahkan langsung kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yaitu Gubernur Bali Wayan Koster dan Perwakilan Kepala BPBD Provinsi Bali yaitu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Bali I Gusi Made Semarajaya. Bantuan ini merupakan komitmen BRI dalam membantu pemerintah meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19.

Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Ida Bagus K.Subagia mengatakan, keseluruhan pengelolaan bantuan ini diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali dan BPBD Bali untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat Bali yang terdampak.

Baca juga:  Hadapi Era Baru, Desa Adat Diminta Buat Perarem Cegah COVID-19

Sebelumnya, melalui Bank BRI Kantor Wilayah Denpasar dan 31 kantor cabang BRI yang disupervisi, perseroan telah menyalurkan bantuan tanggap darurat COVID-19 di seluruh wilayah Bali, NTB, dan NTT. Bantuan tanggap darurat tersebut diantaranya disalurkan dalam bentuk Alat pelindung diri (APD) bagi rumah sakit rujukan dan rumah sakit lainnya, masker, disinfektan, hand sanitizer, multivitamin, alat pengukur suhu tubuh, dll.

Pemimpin Wilayah BRI Denpasar, Ida Bagus K. Subagia menyerahkan bantuan 10 Ton Beras Kepada Gubernur Bali Wayan Koster selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali. (BP/Istimewa)

Selain bantuan tanggap darurat, Bank BRI juga menempatkan 573 unit sarana cuci tangan (washtafel) di area publik dan depan kantor-kantor BRI. Sebanyak 247 unit ditempatkan di Provinsi Bali, 113 unit di Provinsi NTB, dan 213 unit di Provinsi NTT.

Untuk membantu perekonomian masyarakat yang terdampak COVID-19, sebelumnya Bank BRI telah membagikan 15.750 paket sembako gratis kepada masyarakat kurang mampu yang dikerjasamakan dengan Agen BRILink. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.000 paket bersumber dari dana CSR BRI dan 1.750 paket dari donasi pekerja BRI.

Baca juga:  TKI Asal Bedulu Meninggal di Kuwait, Ini Sebabnya

Masyarakat penerima sembako diantaranya tenaga kebersihan, sopir, tukang parkir, ojek online, dan masyarakat kurang mampu lainnya yang telah mendapat rekomendasi dari pejabat berwenang. Selain itu, juga telah disalurkan bantuan sembako senilai masing-masing Rp 20 juta kepada 13 Panti Asuhan lintas agama di Provinsi Bali, NTB, dan NTT. “Bantuan-bantuan semacam ini akan terus dikucurkan oleh BRI seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam penanggulangan pandemi COVID-19,” ujarnya.

Bank BRI sangat mendukung kegiatan kemanusiaan. Untuk itu Bank BRI pun turun menjaga ketahanan pangan sesuai porsi perbankan dengan menjaga likuiditas di masyarakat. “Karena kalau likuiditas kita jaga, perekonomian bisa berputar lagi dan era baru ini kita sambung, teruskan untuk diaplikasikan di lapangan dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca juga:  Diawali Dua Kali Suara Ledakan, Rumah Mewah Terbakar

Gubernur Bali yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Wayan Koster mengucapkan terima kasih kepada BRI telah menyerahkan beras sebanyak 10 ton untuk masyarakat Bali yang terdampak COVID-19. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui berbagai organisasi kemasyarakatan untuk disalurkan kepada masyarakat  di kabupaten/kota yang ada di Bali.

Bantuan tersebut diharapkan tepat sasaran karena penyaluran dilakukan berbasis desa adat. “Kalau desa adat sudah pasti tahu masyarakat yang harus dibantu dan yang belum menerima bantuan. Yang diutamakan adalah masyarakat yang membutuhkan dan belum mendapat bantuan dari skema program dari pemerintah,” ujarnya.

Bank BRI yang merupakan salah satu BUMN yang ada di Bali telah dikoordinir secara baik untuk membantu masyarakat Bali. Hampir semua BUMN telah menggunakan program CSRnya untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.