JAKARTA, BALIPOST.com – Ramadan dan Lebaran tahun ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi COVID-19 menyebabkan konsumsi layanan data meningkat. XL Axiata, salah satunya, melaporkan kenaikan data selama sepekan jelang Lebaran naik rerata 3 persen.

Bahkan, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Direktur Informasi, Yessie D. Yosetya, dan Plt Chief Technology Officer I Gede Darmayusa memastikan semua persiapan dalam peninjauan di pusat monitoring jaringan XL Axiata di Jakarta, Sabtu (23/5). Dari hasil monitoring dapat diketahui antara lain kenaikan trafik data rerata sebesar 2-3 persen dalam beberapa pekan terakhir menjelang Lebaran dibandingkan hari normal setelah berlakunya bekerja dan sekolah dari rumah.

Plt Chief Technology Officer  I Gede Darmayusa mengatakan dari monitoring ini juga didapatkan data bahwa tingkat perpindahan pelanggan dari wilayah Jabodetabek ke wilayah lain memang tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh adanya larangan mudik bagi warga Jabodetabek, imbas dari pandemi COVID-19.

“Di sisi lain, kita juga punya data bahwa kenaikan trafik di berbagai area lebih dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi data oleh setiap pelanggan daripada pengaruh perpindahan pelanggan ke area lain,” ungkapnya.

I Gede Darmayusa menambahkan kapasitas jaringan XL telah ditingkatkan sebesar 2x lipat dari hari-hari normal. Selain itu juga menyangkut kesiapan jaringan di setiap area terkait dengan berubahnya paradigma tidak ada mudik berarti tidak ada lagi lonjakan trafik di daerah tertentu, termasuk di lokasi-lokasi wisata yang biasa jadi tujuan berlibur selama Lebaran.

Penguatan jaringan kini lebih banyak dilakukan di area-area pemukiman. Masyarakat diperkirakan akan lebih banyak melakukan berbagai aktivitas Lebaran di rumah dan halal bi halal virtual.

Selama sepekan terakhir, layanan data yang paling banyak diakses pelanggan adalah layanan berbasis streaming dengan kenaikan sebesar 40 persen dibandingkan hari normal sebelum pandemi COVID-19. Kemudian layanan gim naik 35 persen dan layanan instant messaging (IM) meningkat 15 persen.

Khusus layanan video call atau video conference dan sejenisnya, akhir-akhir ini banyak digunakan masyarakat untuk saling menyapa dengan keluarga. Juga untuk menunjang aktivitas bekerja dan belajar dari rumah, terjadi kenaikan trafik hingga lebih dari 5 kali dibandingkan hari normal sebelum pandemi COVID-19.

Sementara itu, berdasarkan wilayah, kenaikan trafik tertinggi dalam sepekan terakhir sebelum Lebaran, berturut-turut ada di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, serta Jawa Timur dengan rata-rata naik 3 persen. Meski tidak ada lagi mudik, XL Axiata tetap bersiap mengantisipasi potensi lonjakan trafik yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.