DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran terjadi di Pura Tuguan di Jalan Sekar Banjar, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur (Dentim), Minggu (29/3). Sejumlah pelinggih yang terbakar Gedong Agung, Gedong Pemade, dan Gedong Pemayun.

Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra menyampaikan, atap pelinggih tersebut dari ijuk. Sekitar pukul 12.00 WITA, Nengah Sukarwa (53) beralamat di Jalan Sekar Wangi II No. 1, Kesiman, sedang menikmati kopi di rumah. Jarak antara rumah dan TKP sekitar 100 meter.

Baca juga:  BPD Bali akan Terapkan E-Retribusi Pasar, Dua Pasar Ini akan Dijadikan "Pilot Project"

Tiba-tiba Sukarwa melihat ada asap tebal pengepul disertai percikan api di Pura Tuguan. “Karena penasaran, saksi (Sukarwa) mengecek ke titik pusat asap tersebut bersama dengan anaknya, Bagus Hari Praba. Sesampainya di TKP, dilihat atap gedong terbakar. Saksi bergegas memberi tahu masyarakat sekitar TKP,” ujarnya.

Warga yang berada di seputaran TKP berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Yang terbakar pertama yaitu Gedong Agung.

Baca juga:  Masih Diselidiki, Penyebab Kebakaran Kos-kosan 2 Lantai di Kuta

Si jago merah membesar dan menjalar ke samping. Akibatnya atap Pemade dan Pemayun ikut terbakar. Seorang warga langsung menelepon pemadam kebakaran Denpasar.

Pukul 12.30 WITA, mobil pemadam tiba di TKP. Petugas langsung menyemprotkan air ke pelinggih tersebut.

Proses pemadaman berlangsung lama karena atap pelinggih dari ijuk dan api benar-benar mati pukul 14.00 WITA.
“Kebakaran itu diduga karena korsleting listrik. Dari pihak pengempon Pura Tuguan belum bisa memastikan jumlah kerugiannya,” ujar Kompol Karang. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN