DENPASAR, BALIPOST.com – Gojek berkomitmen untuk berada di garda terdepan dalam mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19) di seluruh ekosistemnya. Bahkan,  sejak Januari lalu, Gojek telah menjalankan berbagai upaya preventif yang menjangkau seluruh ekosistem Gojek, termasuk mitra driver, merchant, service provider, pelanggan dan karyawan Gojek.

Leo Arifin, VP Strategic Regional Head Gojek Wilayah Jatim & Bali Nusra mengatakan dalam situasi seperti saat ini, mitra driver Gojek memegang peranan yang luar biasa penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan senormal mungkin ketika mereka #dirumahaja. “Dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, mitra driver Gojek menjadi garda terdepan untuk menghadirkan makanan, layanan, dan transportasi bagi masyarakat Indonesia.”

Baca juga:  Astra dan Gojek Uji Coba Penggunaan Motor Listrik

Oleh karena itu, lanjutnya, selain memberikan edukasi terkait COVID-19, Gojek di wilayah Jatim dan Bali Nusra telah dan akan membagikan ribuan masker dan cairan pembersih (hand sanitizer) kepada ribuan mitra Gojek di basecamp mitra, GoRide & GoCar Instan, titik jemput maupun yang datang ke kantor operasional.

Lebih lanjut Leo menjelaskan untuk penyediaan masker, pihaknya bersinergi dengan puluhan UMKM yang memproduksi ribuan masker reusable yang bisa dicuci dan digunakan kembali. Hal ini sebagai langkah konkrit untuk menyediakan masker bagi para mitra di tengah kelangkaan masker yang terjadi sekaligus ikut menggerakan UMKM.

Baca juga:  Mayoritas Ditopang UMKM, Gojek Sumbang Rp 55 T untuk Perekonomian Nasional

Di Bali sendiri Gojek memberikan masker dan cairan pembersih (hand sanitizer) bersama Dishub Provinsi Bali, Dishub Kota Denpasar & HaloDoc di kantor operasional Gojek. Juga ke basecamp mitra seperti Generasi Muda Berkarya (GMB), Gojek Makam Keramat (GMK), Dulur Gojek (DG) dan lainnya.

“Saya bersyukur di tengah situasi ini dan kesulitan mendapatkan masker dan cairan pembersih (hand sanitizer), Gojek memberikan perhatian kepada kami para mitra. Semoga wabah COVID-19 ini dapat segera berakhir dan kami dapat kembali bekerja tanpa rasa khawatir,” ujar Budi Arsono, Ketua Komunitas Gojek Bali Satu (GBS). (kmb/balipost)

BAGIKAN