Sekda Provinsi Bali (kiri) dan Kadiskes Bali saat jumpa pers terkait pasien COVID-19. (BP/edi)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra membenarkan bahwa WNA yang meninggal di RSUP Sanglah adalah pasien pengawasan COVID-19. Jadi protap penanganannya juga disesuaikan.

Menurut Dewa Made Indra, hasil tes lab dari pasien WNA ini belum diterima dari Jakarta pada Selasa (10/3). “Karena ini meninggal, maka tadi Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengontak Jakarta. Ternyata tadi, kami mendapat penjelasan pasien yang meninggal masuk dalam penjelasan kemarin masuk kasus No. 25 positif COVID-19,” ujarnya.

Baca juga:  Hingga November, Kedatangan Wisatawan Tiongkok Masih Mendominasi

Namun, ia mengatakan belum menerima informasinya kemarin. Tapi meskipun belum terima hasil lab, ia mengutarakan bahwa penanganan jenazah disesuaikan protap penanganan jenazah penyakit menular.  (Yudi Karnaedi/Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN