setrum listrik
Ilustrasi. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Naas menimpa I Made Agus Krisna Wiguna (17) pelajar asal Banjar Kelembang, Rejasa, Penebel. Ia tewas mengenaskan dalam kejadian lakalantas, Senin (24/2) dinihari.

Sepeda motor yang dikendarainya oleng dan menabrak gadrill pembatas jalan umum Tabanan-Penebel tepatnya di Banjar Buruan Kelod, Buruan, Penebel. Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 wita.

Saat itu sepeda motor Honda Vario Nopol DK 8212 GZ yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan (Tabanan). Tiba di lokasi tikungan ke kanan, diduga mengantuk, korban tidak bisa mengendalikan laju motornya.

Baca juga:  Ikuti Imbauan Gubernur, Perbatasan di Buleleng Dijaga Aparat Keamanan

Motor oleng ke kanan hingga akhirnya menabrak gadrill atau pembatas. Korban terpental jatuh ke selokan yang airnya penuh mengalir.

Akibatnya korban langsung tewas di TKP karena terendam air selokan. Kasus tersebut selanjutnya ditangani unit laka lantas Satlantas Polres Tabanan.

Kasat Lantas Polres Tabanan IPTU Ni Luh Putu Wila Indrayani mengatakan dugaan sementara korban mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju motornya dan menabrak gadrill lalu korban terjatuh ke selokan. Korban pun tewas di lokasi kejadian.

Baca juga:  Lagi, Pelajar Tewas Lakalantas

Terkait kasus lakalantas ini, pihaknya juga menghimbau pengguna kendaraan agar selalu berhati-hati saat berkendara dam tidak menggunakan kecepatan tinggi meski jalur kendaraan relatif sepi. Begitupun ketika dirasa lelah, paling tidak mencari tempat yang dirada aman untuk beristirahat sebentar sebelum akhirnya melanjutkan melanjutkan perjalanan. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN