Agung Widiada. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus Corona yang terjadi di Tiongkok juga menimbulkan keresahan bagi warga Bali. Terlebih, ada pernyataan dari pemerintah Tiongkok yang menyatakan warganya yang terpapar virus setelah berkunjung ke Bali.

Pemerintah diminta untuk proaktif dan lebih tanggap menyikapi isu tersebut. Namun, harus disikapi dengan tenang dan serius serta penuh dengan kewaspadaan.

Hal ini ditegaskan Ketua Fraksi NasDem dan PSI DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada, Jumat (14/2). Widiada yang juga Wakil Ketua DPW Partai NasDem Bali ini mengungkapkan, pemerintah harus lebih proaktif dan lebih tanggap untuk mengantisipasi perkembangan virus corona dan cara pencegahannya.

Baca juga:
Kasus Postif COVID-19 Meningkat, Walikota Denpasar Imbau Perketat Pengawasan Duktang

Yang lebih penting lagi segera menginformasikan ke masyarakat dan publik secara obyektif. “Kita memberi rasa hormat dengan kecepatan langkah Gubernur dan Pemerintah Pusat semenjak virus ini merebak di Tiongkok. Langkah kebijakan yang strategis sudah dilakukan walau ini sangat pahit bagi Bali yang mengandalkan pariwisata sebagai income kesejahteraan masyarakat,” ujar panglingsir Puri Peguyangan ini.

Widiada mengibaratkan saat ini terjadi perang melawan musuh yang tidak kelihatan dan menyebabkan semua masyarakat yang menyukai traveling menjadi sangat waspada dan menahan diri. Akibat lainnya, kini pihaknya sudah mendapat informasi hunian hotel di Bali sudah mulai terdampak. (Adv/balipost)

BAGIKAN