DENPASAR, BALIPOST.com – Peran PKK sangat penting dalam menyukseskan program keluarga sehingga berdampak pada kelompok masyarakat yang lebih luas, seperti masyarakat desa. Pada akhirnya program pemerintah pun akan sukses dijalankan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali Anom Agustina mengatakan, TP PKK efektif untuk menyosialisasikan program PMD Dukcapil. “TP PKK adalah mitra pemerintah baik sebagai fasilitator, motivator, penggerak, agen mensosialisasikan, menurutnya sangat efektif sekali,” ujarnya Jumat (17/1).

Baca juga:  Ungkap Premanisme, Polisi Sita Pistol Rakitan

Sasaran program PMD adalah masyarakat desa, sehingga TP PKK mempunyai peran penting. Sebab, jaringan PKK banyak dan struktur organisasinya terbangun dari tingkat pusat, di provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan atau desa.

“Untuk mendekatkan kembali, dibentuk dasa wisma. Dasa wisma adalah 10 rumah tangga yang digabung menjadi satu kelompok, inilah yang menjadi agen untuk melakukan pergerakan-pergerakan masyarakat desa,” jelasnya.

Sekretaris Tim Penggerak PKK (TP PKK) Suastini mengatakan, PKK adalah organisasi yang memiliki jaringan yang luas hingga kelompok terkecil di masyarakat yaitu rumah tangga. Organisasi ini juga memiliki payung hukum yang jelas.

Baca juga:  "Bedawang Nala" Muncul di Desa Bugbug

“Gerakan PKK itu masif dari pusat sampai ke desa/kelurahan. Jadi kita di masing-masing daerah, penganggarannya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali,” jelasnya saat dialog interaktif di Bali TV.

Tahun 2020, PKK akan memulai programnya dengan sosialisasi serta pembinaan. Program PKK meliputi kesehatan, pasar murah, PMD, pap smear, sosialisasi, HIV/AIDS, program toga (tanaman obat keluarga). Ia berharap keanggotaan dari TP PKK untuk menyukseskan program pemerintah harus mau, mampu dan memiliki waktu. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.