Jenazah Dimas Sihabudin dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Dimas Sihabudin (13), pelajar kelas VII MTs. Al Amin, Tabanan, yang tenggelam di Sungai Yeh Panahan, Banjar Pangkung Prabu, Desa Delod Peken, Tabanan, akhirnya ditemukan tim SAR, Kamis (2/1) sore pukul 17.09 Wita.

Proses pencarian korban mengalami sedikit kendala karena kondisi sungai memiliki palungan dan kedalaman sekitar lima meter. Petugas sampai menggunakan bambu untuk mencari lokasi tubuh korban.

Baca juga:  Banjir Bandang, Jalan Jebol di Pangkung Manggis

Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Nyoman Sukanada menjelaskan, proses pencarian awalnya dilakukan secara manual oleh warga, selanjutnya dibantu tim Basarnas dan pihak kepolisian. Setelah berusaha melakukan pencarian, tubuh korban ditemukan, namun sudah meninggal dunia. Tangis orangtua Dimas langsung pecah setelah melihat penemuan itu.

”Korban ditemukan di dasar sungai sekitar 10 meter dari lokasi awal tenggelam. Setelah berhasil dievakuasi, atas permintaan orangtuanya, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” ujarnya. Proses pencarian mendapatkan atensi langsung Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo.

Baca juga:  Jelang New Normal, Tabanan Rancang Strategi Pariwisata Sehat

Kasus tenggelam di Sungai Yeh Panahan ini bukanlah yang pertama. Setahun silam tak jauh dari lokasi kejadiaan sekarang, juga terjadi hal serupa. Korbannya pun ditemukan tewas. (Dewi Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.