Sisi timur pintu masuk GOR Kebo Iwa, Gianyar, dipenuhi parkir kendaraan pada Kamis (5/12). (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Areal candi bentar dan pintu masuk sisi timur GOR Kebo Iwa, Gianyar, kembali semrawut karena dipenuhi parkir sepeda motor. Padahal petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar sudah berulang kali melakukan penertiban, hingga memasang tali pembatas.

Warga yang hendak mencari pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pendidikan Gianyar masih menggunakan lokasi tersebut sebagai tempat parkir kendaraan. Kendaraan plat merah milik pegawai Pemkab Gianyar juga diparkir di lokasi tersebut, seperti yang dipantau Kamis (5/12).

Baca juga:  Hari Kedua Operasi Patuh Agung Didominasi Pelanggaran Tanpa Helm

Bulan lalu petugas Dishub Gianyar membatasi areal tersebut dengan tali. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak memarkir kendaraan tepat di pintu masuk sebelah timur. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama, karena kini akses menuju GOR Kebo Iwa kembali tertutup oleh parkir motor.

Kepala Dishub Gianyar I Wayan Suamba saat dimintai konfirmasinya menegaskan, jajaranya sudah berulangkali melakukan penanganan di areal parkir GOR Kebo Iwa. Tali yang dipakai sebagai pembatas masih ada di sana dan hanya jadi pajangan. Fungsinya tidak disadari oleh masyarakat dan pegawai yang parkir di areal itu.

Baca juga:  Polisi Minta Air Terjun Tegenungan Dipagari Permanen

“Besok akan saya infokan ke petugas yang ada di sana, supaya bisa dikondisikan. Sudah berulangkali pihak kami melakukan penertiban, tetapi yang namanya masyarakat, ya susah, meski telah diisi tali pembatas,” jelasnya.

Terkait kendaraan plat merah diparkir di areal tersebut, pejabat asal Payangan ini mengaku itu di luar kewenangannya. Dikatakannya, kesadaran tidak memandang masyarakat umum atau PNS. Parkir itu merupakan parkir GOR, bukan milik OPD, sehingga semestinya digunakan secara tertib dan rapi. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.