GIANYAR, BALIPOST.com – Mesin elektronik parkir (e-parkir) terpasang di kawasan parkir RSUD Sanjiwani Gianyar Selasa (16/4). Alat tersebut sedang dalam tahap uji coba, sehingga masih gratis untuk sejumlah warga.

Dalam tahap itu beberapa kali alat tersebut mati, diduga karena ganguan teknis. Dirut RSUD Sanjiwani Gianyar dr Ida Komang Upeksa menerangkan alat elektronik parkir tersebut dipasang mulai April ini.

Usai pemasangan, saat ini alat tersebut sedang dalam tahap uji coba. “Pemasangan sudah sejak awal April, hari ini uji coba sudah selama 3 hari, setelah uji coba baru akan dievaluasi,” katanya ditemui.

Baca juga:  Sebaran Kasus COVID-19 Baru, Lima Daerah Laporkan Belasan hingga Puluhan Warga Tertular

Ia mengatakan pengadaan alat tersebut merupakan CSR dari pihak ketiga. Kini alat tersebut sedang ditangani Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar.

Ditambahkan upaya ini untuk menunjang kebijakan pemerintah dalam transaksi elektronik. “Ini juga untuk akuntabilitas pendapatan, jadi ini dari dishub bisa masuk sebagai pendapatan daerah,” katanya.

Dirut asal Buleleng ini mengungkapkan sebelum terpasang alat ini mobil yang parkir di areal RSUD Sanjiwani bisa sampai 4 hingga 5 hari. Dengan dipasangnya alat ini, kemungkinan akan digunakan sistem progresif. “Kemungkinan nanti akan progresif, misal harian, cuma lebih teknis dishub,” katanya.

Baca juga:  Pemkab Buleleng Siapkan Lahan 12,6 Are Untuk Parkir RTH Taman Bung Karno

Dirut RSUD Sanjiwani mengatakan pungutan dari elektronik parkir ini hanya akan menyasar warga yang melakukan pelayanan, tamu, serta lainya. Sementara untuk 753 petugas di rumah sakit tersebut dipastikan akan tetap gratis parkir. “Rencananya kalau untuk pegawai kita ya tetap gratis,” tandasnya.

Sementara Kadishub Gianyar I Wayan Artana dikonfrimasi belum mau menjabarkan detail terkait pemasangan alat elektronik parkir di RSUD Sanjiwani Gianyar. “Baru dipasang itu, detailnya seperti apa, nanti saya sampaikan,” ujar singkat saat dihubungi via telepon. (Manik Astajaya/balipost)

Baca juga:  Bali Laporkan Tambahan Belasan Kasus, Kumulatif Positif COVID-19 Hampir Capai 600 Orang
BAGIKAN