Ilustrasi. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Nasib naas dialami seorang mahasiswa asal Banyuwangi, Ketut Teguh Setiabudi (22). Ia tewas karena mengalami kecelakaan lalulintas (Lakalantas) Sabtu (24/3) di Jalan Singaraja Gilimanuk Km 67 wilayah Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak.

Teguh mengalami luka parah hingga tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.
Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian Teguh mengendarai sepeda motor datang dari Banyuwangi hendak ke Singaraja.

Baca juga:  Pelaku Pembunuhan Adik Kandung, Dua Tahun Lalu Pernah Tusuk Adiknya

Dengan kecepatan sedang dia memacu sepeda motornya. Saat melintasi tikungan ke kiri, sepeda motor korban mengambil haluan terlalu ke kanan. Naas, bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melintas truk DK 9592 UD yang dikemudikan Kadek Indrawan (27), warga Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng.

Diduga karena truk tidak bisa menghindar, tabrakan pun tidak terhindarkan. Teguh terpental dan tubuhnya membentur aspal jalan. Akibat benturan keras itu, dia mengalami luka serius.

Baca juga:  Balik Lagi ke Isolasi Mandiri, Ahli Virologi Sebut Tak Efektif

Warga yang melihat kejadian itu langsung berusaha menolong. Sayang, nyawa korban tidak tertolong dan tewas di lokasi kejadiaan.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK mengatakan, dari pemeriksaan di lokasi kejadian dan keterangan saksi, kecelakaan ini dipicu karena korban kurang hati-hati saat menikung ke kiri. “Benar terjadi lakalantas dengan korban meninggal dunia. Sementara penyebab karena kurang hati-hati pengendara seeda motor. Barang bukti masih diamankan di polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. (Mudiarta/balipost)

Baca juga:  Anak Dewan 'Adu Jangkrik" dengan Trans Serasi
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *