Kaji Kembali Subsidi Penyeberangan
Suasana penyeberangan produk untuk dikirim ke Nusa Penida. (BP/dwa)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pemkab Klungkung berencana melakukan kajian kembali terhadap subsidi penyeberangan beras ke Nusa Penida. Pasalnya, Pemkab sudah berhasil menekan harga beras melalui peningkatan peran koperasi unit desa (KUD) untuk mendistribusikan beras lokal dari petani langsung ke konsumen.

Bahkan, kini KUD mampu mendistribusikan beras ke Nusa Penida dengan harga yang sama dengan Klungkung daratan, tanpa menggunakan subsidi penyeberangan. Kabag Pembangunan dan Perekonomian, Ketut Sena menjelaskan, saat ini pendistribusian beras lokal ke Nusa Penida sudah dapat dilakukan dengan harga yang tidak berbeda dengan Klungkung daratan yakni Rp 9.500.

Sebelumnya, harga beras di Nusa Penida cukup mahal sekitar Rp 11.000. Menurutnya, KUD Jaya Werdi telah siap untuk mendistribusikan beras ke Kecamatan Nusa Penida dengan menggunakan Kapal Roro Nusa Jaya Abadi tanpa menggunakan subsidi. Tentu saja hal ini disambut baik Pemkab Klungkung yang terus berjuang menekan inflasi di Nusa Penida.

Baca juga:  Distribusi Beras Lokal Jangkau PNS di Nusa Penida
Hanya saja untuk saat ini, pendistribusian beras lokal dengan harga Rp 9.500 baru bisa memenuhi kebutuhan PNS dan guru negeri di Nusa Penida dengan jumlah beras mencapai 8,63 ton untuk 863 orang. Masing-masing diberikan 10 kilogram sebulan.

Masyarakat Luas

Terkait dengan pendistribusian beras lokal untuk masyarakat luas, Ketut Sena mengaku masih menggodok pendistribusian tersebut bersama KUD. Bila KUD siap untuk mendistribusikan tanpa menggunakan subsidi penyeberangan, tentu saja beras lokal yang dapat dikirim ke Nusa Penida lebih banyak.

Sebab pada anggaran induk 2017 Bagian Ekonomi Sekretariat Pemkab Klungkung hanya menganggarkan Rp 259 juta untuk subsidi penyeberangan beras seberat 96 ton sebulan. Jumlah ini tentu sangat jauh berbeda dengan kebutuhan beras masyarakat Nusa Penida.

Ketut Sena menjelaskan subsidi untuk menekan biaya pengangkutan yang menjadi penyebab mahalnya harga beras di Nusa Penida. Beras yang didistribusikan ini merupakan hasil panen petani lokal yang digarap oleh tiga KUD di Kabupaten Klungkung yakni KUD Gelgel, KUD Takmung dan KUD Dawan. Beras lokal ini nantinya akan disalurkan ke 14 BUMDes yang ada di Nusa Penida. Karena jumlahnya yang terbatas, beras menggunakan subsidi penyeberangan hanya ditujukan kepada masyarakat menengah ke bawah. (Dewa Farendra/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *