Petir
Ilustrasi. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Warga negara asal Belanda, Nikels Frederik (61) meninggal saat berkunjung ke obyek wisata air terjun di Desa Sekumpul, Jumat (10/1). Ia pingsan setelah menikmati pemandangan di air terjun.

Saat diperiksa dokter, ia dinyatakan sudah meninggal. Diduga penyebab kematiannya karena penyakit jatungnya kambuh.

Kasubbag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa mengatakan sebelum kejadian, korban ditemani anaknya, Nikkel Johanes Arrend (29). Keduanya mengendarai sepeda motor.

Baca juga:  Denpasar Kembali Laporkan Tambahan Korban Jiwa COVID-19, Puluhan Kasus Baru Tersebar di 18 Desa

Tiba di lokasi, sekitar pukul 13.30 Wita, korban dan anaknya ditemani saksi, Kadek Adityama (16) asal Desa Sekumpul berjalan kaki menuju lokasi air terjun. Setelah puas menikmati pemandangan alam, kedua wisatawan kembali ke lokasi parkir sekitar sejam kemudian.

Di parkiran itulah, korban tiba-tiba pingsan dan lemas. Anaknya berteriak minta tolong sehingga warga datang ke lokasi.

Korban sempat diberi nafas buatan. Karena kondisinya makin parah, korban diantar ke RS Pratama di Desa Giri Emas.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Masih Tambah di Bawah Seribu Orang

Setelah diperiksa oleh dr. I Putu Eka Permana Putra, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Dari pemeriksaan saksi dan keterangan dokter, diduga korban menderita penyakit jantung. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN