BANGLI, BALIPOST.com – Korban tersambar petir tak hanya di Jembrana, Jumat (5/4). Jika di Jembrana petir yang menyambar menyebabkan 2 orang tewas dan 8 luka-luka, korban sambaran petir di Bangli harus mendapat perawatan medis.

Nasib naas ini menimpa seorang warga di Dusun Beluhu, Desa Suter, Kintamani. I Komang Abdi Negara (26) dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli lantaran mengalami luka akibat sambaran petir.

Baca juga:  Turun dari Sehari Sebelumnya, Tambahan Harian COVID-19 Bali di Bawah 170 Orang

Ia tersambar petir saat tengah asyik bermain handphone di dalam rumahnya. Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi ketika hujan deras disertai petir mengguyur wilayah setempat sekitar pukul 15.30 Wita.

Kilatan petir tiba-tiba menyambar bangunan rumah korban, hingga menyebabkan atap bangunan rumah jebol. Tak hanya rumah, petir juga menyambar korban yang ketika itu sedang berada di dalam rumahnya bersama dua orang anggota keluarganya yang lain.

Baca juga:  Hasil Swab Pasien Lobar Meninggal di Bali Disebut Positif COVID-19, Begini Kata Gugus Tugas

Akibatnya, Abdi mengalami luka memar pada kening, dada sampai perutnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan mengatakan pascakejadian itu korban langsung dilarikan ke RSU Bangli. “Saat ini korban sudah mendapat perawatan medis dan besok akan dilakukan assesment di lokasi kejadian,” katanya.

Dijelaskan Karmawan, sesuai keterangan perbekel setempat, hujan deras disertai petir mulai mengguyur wilayah Desa Suter sejak siang hari. Derasnya hujan memaksa warga berdiam diri di dalam rumah.

Baca juga:  Jutaan Warga Terdampak Siklon Tropis, Filipina Tetapkan Hari Berkabung Nasional

Sementara dari keterangan pihak keluarga korban, diketahui bahwa saat kejadian terdapat tiga orang di dalam rumah tersebut. Korban tersambar petir saat tengah asyik bermain HP. “Menurut keterangan saksi, tiba-tiba dilihat muncul kilatan petir sebesar bola sepak menyambar korban. Hal itu menyebabkan saksi terkejut hingga berlari keluar rumah,” terangnya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN