Lahan di Lingkungan Merta Sari, Kelurahan Loloan Timur, yang terbakar setelah api dari pembakaran sarang tawon membesar, Sabtu (7/11). (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Lahan seluas sekitar 3 are di Lingkungan Merta Sari, Kelurahan Loloan Timur, terbakar pada Sabtu (7/11) siang. Api berawal dari pembakaran sarang tawon yang dilakukan pemilik lahan saat mencari rumput pakan sapi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.51 WITA. I Nengah Warten (53) warga setempat, hendak mengambil rumput untuk pakan sapinya.

Saat menyabit rumput, ia melihat ada sarang tawon. Karena takut tawon membahayakan, ia mengambil rumput kering dan membakar sarang tersebut.

Baca juga:  Sebulan, Bangli Dilanda 16 Kali Kebakaran Hutan dan Lahan

Api yang membakar sarang tawon kemudian semakin membesar. Panik melihat api membesar, Warten meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.

Ketut Suta yang melihat api membesar langsung menghubungi Mako Damkar. Regu 1 Damkar yang sedang siaga langsung menuju lokasi dan tiba dalam waktu sekitar tiga menit. Penanganan kebakaran memakan waktu sekitar tiga jam.

Untuk memadamkan api, Damkar mengerahkan empat armada, yakni satu armada tangki merah, satu armada Hino tembak, satu armada tangki silver, dan satu armada Altora. Sebanyak 8.000 liter air dihabiskan dalam penanganan tersebut.

Baca juga:  Lereng Gunung Agung Terbakar

I Ketut Eko Susilo Artha Permana, Kasat Polisi Pamong Praja Kabupaten Jembrana, membenarkan kebakaran lahan di Lingkungan Merta Sari, Kelurahan Loloan Timur, tersebut. Tidak ada korban maupun kerugian dalam kejadian ini. Luas lahan keseluruhan sekitar 10 are, dengan sekitar 3 are yang terbakar. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN