Petugas Satpol PP Tabanan mengamankan dua orang perempuan di sekitar Terminal Pesiapan di jam malam. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan melakukan penertiban di kawasan Terminal Pesiapan, Kecamatan Tabanan, Kamis (5/11) malam. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan dua wanita di lokasi dan jam yang dinilai tidak semestinya.

Kasatpol PP Tabanan, I Putu Agus Hendra Manik Mastawa saat dikonfirmasi, Jumat (6/11), mengatakan, penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga tentang adanya aktivitas mencolok di kawasan Terminal Pesiapan, Desa Dauh Peken, Tabanan. Petugas patroli pun langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang berada di kawasan terminal pada malam hari.

Baca juga:  Villa dan Gudang Tak Berizin "Disemprit" Satpol PP

“Informasi dari masyarakat kami tindak lanjuti dengan turun langsung ke lokasi. Ada dua perempuan yang kami temui sedang berada di depan terminal, kemudian kami mintai keterangan,” ujar Agus Hendra.

Dari pemeriksaan awal, kedua perempuan tersebut mengaku tinggal di sekitar kawasan Terminal Pesiapan. Namun, saat dimintai identitas, keduanya tidak dapat menunjukkan KTP kepada petugas. Keterangan mengenai tempat tinggal juga masih perlu dipastikan lebih lanjut.

Baca juga:  Dua Proyek Vila di Kelating Diduga Tak Berizin

Petugas selanjutnya melakukan penyisiran ke sejumlah rumah kos dan kontrakan di sekitar Terminal Pesiapan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas lain yang berkaitan dengan laporan masyarakat.

“Setelah dua orang itu kami periksa, anggota juga menyisir beberapa tempat kos dan kontrakan di sekitar terminal. Namun, tidak ditemukan lagi orang yang perlu diperiksa,” katanya.

Agus Hendra menegaskan, penertiban akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di kawasan Terminal Pesiapan. Terlebih, kawasan tersebut kini telah mendapatkan penataan melalui program revitalisasi Pemkab Tabanan.

Baca juga:  Temuan Mayat di Ruang Tunggu Poli Bedah, Polisi Kesulitan Identifikasi

Menurutnya, revitalisasi terminal diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik kawasan, tetapi juga mengubah citra dan pemanfaatannya agar semakin tertib. “Kami ingin kawasan Terminal Pesiapan benar-benar menjadi ruang yang tertib dan nyaman. Stigma negatif yang pernah melekat di kawasan ini harus perlahan dihilangkan,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN