
SINGARAJA, BALIPOST.com – Atlet pemula dan remaja Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kabupaten Buleleng meraih Juara Umum III dalam Kejuaraan Antar-Dojo se-Bali Shorinji Kempo NSU Cup II 2026 di GOR Ngurah Rai, Denpasar, 24–25 Oktober 2026. Kontingen Buleleng pun membawa pulang sembilan medali.
Capaian tersebut menjadi hasil positif bagi pembinaan atlet kempo di Buleleng, khususnya pada kelompok pemula dan remaja. Selain mengejar prestasi, kejuaraan ini juga menjadi ajang bagi para kenshi untuk mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua Harian PERKEMI Buleleng, Arief Gunawan, yang turut mendampingi atlet selama kejuaraan dikonfimasi Senin (26/10) mengapresiasi perjuangan para kenshi. Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan berbagai pihak.
“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta menjaga semangat juang dan sportivitas. Yang terpenting, mereka mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga untuk menjadi atlet berprestasi di masa depan,” ujarnya.
Dua medali emas Buleleng diraih Ramaniya Kaisa Putri pada nomor Embu Tandoku Pemula Putri III Kyu dan Kadek Rivana Trisna Swarovstika pada nomor Embu Tandoku Pemula Putri IV Kyu.
Empat medali perak disumbangkan Gede Dava Widyatama pada nomor Embu Tandoku Pemula Putra IV Kyu, pasangan I Kadek Wira Dharma Yoga dan Putu Krisna Mahendra pada nomor Embu Pasangan Remaja Putra Kyu Kenshi, Ulil Azmi Rabbani pada nomor Embu Tandoku Remaja Putra II Kyu, serta Barra Iqbal Setiawan pada nomor Embu Tandoku Remaja Putra III Kyu.
Sementara itu, medali perunggu diraih Dewa Komang Pilliar Wigenaswara dan Ulil Azmi Rabbani pada nomor Embu Pasangan Remaja Putra Kyu Kenshi, I Gst. Komang Satria Nanda W. pada nomor Embu Tandoku Pemula Putra III Kyu, serta Ni Komang Tisya Vishaka Aryaswari pada nomor Embu Tandoku Pemula Putri IV Kyu.
Arief berharap capaian tersebut menjadi modal bagi PERKEMI Buleleng untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Disiplin latihan, pendampingan pelatih, dan pengalaman bertanding dinilai penting untuk mematangkan kemampuan para kenshi dalam menghadapi kejuaraan berikutnya.
“Meskipun ini atlet pemula kita optimis, jika mereka mampu bersaing. Kedepan pembinaan akan terus kami intensifkan agar bisa mencapai hasil maksimal,” katanya. (Nyoman Yudha/balipost)










