DENPASAR, BALIPOST.com – Bantuan rumah layak huni (RLH) atau bedah rumah dari Pemerintah Kota Denpasar yang tahun ini menyasar 19 penerima telah rampung. Tambahan bantuan RLH untuk 3 unit dari program corporate social responsibility (CSR) dari kolaborasi perusahaan daerah Kota Denpasar yakni Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma pun telah rampung.

Total 22 unit bantuan RLH telah diserahterimakan pada Sabtu (24/10). Penyerahan dilakukan oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di salah satu kediaman warga penerima bantuan di Jalan Tukad Balian.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara menjelaskan, bantuan untuk perbaikan 19 unit rumah didanai langsung melalui APBD induk Kota Denpasar tahun anggaran 2026 dengan nilai Rp100 juta per unit.

Baca juga:  BTT Dipangkas hingga 64 Persen pada APBD Perubahan, Ini Penjelasan Wali Kota Denpasar

Total keseluruhan anggaran dari APBD berjumlah Rp1,9 miliar. “Komponen pembiayaan per unitnya mencakup biaya perencanaan sebesar Rp5 juta, pengawasan Rp5 juta, dan fisik bangunan sebesar Rp90 juta,” jelasnya.

Sementara itu, 3 unit sisanya didanai dari program pemanfaatan dana CSR kolaborasi perusahaan daerah Kota Denpasar. Total bantuan yang diberikan dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma sebanyak 2 unit RLH dengan nilai Rp30 juta dan Rp75 juta. Sementara, Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (PD Parkir) berkontribusi membiayai 1 unit bantuan RLH dengan nilai Rp50 juta.

Dari total bantuan sebanyak 22 unit tersebut kata Jaya Negara, tersebar di 4 kecamatan di Kota Denpasar. “Pemerintah Kota Denpasar mendorong agar setiap bedah rumah minimal memiliki 2 kamar tidur. Harapan kami, dengan kelengkapan fasilitas yang baik, 1 kamar bisa digunakan sendiri dan 1 kamar lainnya bisa dikontrakkan agar dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga kurang mampu guna mempercepat peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Jaya Negara.

Baca juga:  Gubernur Canangkan Dua Kawasan di Denpasar Rendah Emisi, Ini yang Dilakukan Pemkot

Selain itu, guna memastikan kenyamanan optimal bagi penerima manfaat, 22 unit rumah dari APBD tersebut juga dilengkapi dengan bantuan pengadaan perabotan rumah tangga dari CSR Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma senilai Rp4,6 juta per unit.

Bantuan perabotan tersebut meliputi kasur dan dipan (spring bed), lemari pakaian, serta perlengkapan dapur berupa kompor gas, selang, beserta tabung gas.

“Program pemenuhan rumah layak huni ini dipastikan akan terus dilaksanakan, dievaluasi, dan ditingkatkan setiap tahunnya sebagai langkah konkret memotong rantai kemiskinan di wilayah Kota Denpasar,” katanya.

Baca juga:  Polresta Denpasar dan Pemkot Rancang Layanan Angkutan Sekolah

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat, I Nyoman Mertha Yasa menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Denpasar dan jajaran Perumda Kota Denpasar yang telah menuntaskan perbaikan rumahnya hingga menjadi hunian yang sangat layak dan aman.

“Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar dan juga Perumda Kota Denpasar yang telah memberikan kesempatan dan bantuan ini. Astungkara hari ini rumah saya sudah selesai dibedah,” ungkap Mertha Yasa. (Widiastuti/balipost)
Ket. Foto :
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyerahkan bantuan RLH yang berlangsung di salah satu kediaman warga penerima di Jalan Tukad Balian, Sabtu (24/10). (BP/istimewa)

BAGIKAN