Tunggal Putri Indonesia Dhinda Amartya Pratiwi melangkah ke babak delapan besar setelah mengalahkan wakil Chinese Taipei, Liang Ting Yu, pada babak 16 besar Indonesia Masters di GOR Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (22/10). (BP/HO- Humas Indonesia Masters)

KUDUS, BALIPOSt.com – Pebulu tangkis muda kebanggaan Pulau Dewata, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, terus menunjukkan taji dan kehebatannya di ajang Indonesia Masters. Tampil sangat tenang dan cerdik, pebulu tangkis asal Denpasar, Bali ini sukses menyegel tiket ke babak perempat final usai menundukkan wakil Chinese Taipei, Liang Ting Yu, dua gim langsung.

Berlaga di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (22/10), Dhinda tampil begitu dominan sejak awal pertandingan. Tanpa memberi kesempatan lawan mengembangkan permainan, ia menutup gim pertama dengan keunggulan telak 21-6, sebelum mengunci kemenangan di gim kedua dengan skor 21-14, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Jelang Asian Games, Kadek Dhinda Matangkan Stamina dan Kecepatan

Kemenangan ini terasa makin manis mengingat pada babak sebelumnya Dhinda harus menguras tenaga hingga tiga gim untuk menumbangkan atlet asal Chinese Taipei lainnya, Huang Ching Ping.

Usai laga, pebulu tangkis putri Bali ini mengaku kunci sukses keunggulannya adalah kedisiplinan mempelajari gaya bermain lawan sebelum turun ke lapangan. Memahami bahwa Liang memiliki karakter pemain ganda dengan serangan dan pukulan bertenaga, Dhinda sengaja merancang strategi untuk menguras fisik lawan.

Baca juga:  Buleleng Jadi Tuan Rumah Kejurprov Bulutangkis Bali 2026

“Pelatih menginstruksikan agar saya tidak perlu melayani adu pukulan kencang. Yang paling penting adalah menjauhkan arah bola ke sudut-sudut lapangan agar lawan kelelahan dan tidak kuat mengikuti tempo reli,” ungkap Dhinda.

Selain taktik yang berjalan mulus, mentalitas Dhinda di atas lapangan pun kian matang. Srikandi muda Dewata ini merasa tampil lebih lepas dan mampu mengendalikan tekanan pertandingan dengan sangat baik.

“Tekanan dan rasa tegang tentu pasti ada, tetapi sekarang saya bisa mengontrol diri dengan lebih baik,” tambahnya.

Baca juga:  Jonatan Cristie Jadi Kapten Timnas di Piala Sudirman 2025

Di babak delapan besar, Dhinda masih menunggu calon lawan yang akan dihadapinya, yakni pemenang antara wakil Korea Selatan atau Jepang. Ia bertekad menjaga konsistensi fisik dan fokus demi melanjutkan tren positif ini.

“Semoga permainan saya bisa tetap konsisten. Fokus harus terjaga dan yang paling penting jangan sampai banyak melakukan kesalahan sendiri,” pungkasnya mantap.

Dengan performa dan mental bertanding yang terus menanjak, peluang Ni Kadek Dhinda untuk melangkah lebih jauh sekaligus membawa pulang gelar juara ke Pulau Bali makin terbuka lebar. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN