Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (15/10), bergerak melemah 35 poin atau 0,20 persen menjadi Rp17.938 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.903 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa menyatakan sentimen rupiah masih dipengaruhi oleh langkah stabilisasi Bank Indonesia serta perkembangan fundamental ekonomi nasional.

Baca juga:  Cuti Bersama Lebaran Habis, Arus Balik ke Bali Padati Pelabuhan Ketapang

“Penjualan eceran Agustus tumbuh 1,3 persen secara tahunan, meningkat dari 1,1 persen pada Juli, sementara penjualan eceran September diprakirakan tumbuh 1,4 persen,” ucapnya dilansir dari Kantor Berita Antara.

Menurut dia, hal ini menunjukkan konsumsi domestik masih relatif terjaga. Kendati begitu, lanjutnya, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan arus modal asing dan kebutuhan valuta asing yang dapat mempengaruhi keseimbangan permintaan dan penawaran dolar AS di dalam negeri.

Baca juga:  Lakalantas di Canggu, WNA Mengamuk

Melihat sentimen global, rupiah disebut masih menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS setelah inflasi Amerika Serikat pada September 2026 meningkat menjadi 3,7 persen secara tahunan, dibandingkan 3,4 persen pada Agustus.

Kenaikan inflasi tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama, bahkan membuka kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan.

“Kondisi ini berpotensi mendorong aliran modal menuju aset berdenominasi dolar AS dan membatasi penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah,” ungkap Amru.

Baca juga:  Kampus di Buleleng Jadi Klaster COVID-19, Segini Jumlah Kasusnya

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.948 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.898 per dolar AS. (kmb/balipost)

BAGIKAN