Polsek Sukawati melalui Unit Binmas menggelar sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) serta kekerasan di SD Negeri 4 Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Guna memupuk rasa saling menghormati dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, Polsek Sukawati melalui Unit Binmas menggelar sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) serta kekerasan di SD Negeri 4 Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (12/10).

Kegiatan ini dipimpin Bamin Unit Binmas Polsek Sukawati, Bripka Ni Wayan Wahyuni. Acara ini turut dihadiri Kepala SD Negeri 4 Ketewel, Arya Kasuma, jajaran dewan guru, serta diikuti secara antusias oleh puluhan siswa-siswi dari kelas I hingga kelas IV.

Baca juga:  8 RUU Provinsi Disahkan, Salah Satunya Bali

Bripka Ni Wayan Wahyuni membekali para murid dengan pemahaman mendasar mengenai bentuk-bentuk perundungan baik secara fisik maupun verbal beserta dampak buruk yang ditimbulkannya. Siswa diajak untuk membangun pertemanan yang sehat, saling menyayangi, serta berani bersuara atau melapor kepada pihak sekolah jika menyaksikan maupun mengalami tindakan kekerasan.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, S.H., menegaskan pentingnya edukasi karakter sejak dini sebagai fondasi utama memutus rantai bullying di sekolah. “Anak-anak perlu diberikan pemahaman sejak awal bahwa bullying dan kekerasan bukanlah hal yang bisa dianggap sekadar candaan. Kami mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, menyayangi teman, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun perkataan,” tegas Kompol I Nyoman Wiranata.

Baca juga:  Pemotor Tewas Diserempet Mobil

Lebih lanjut, Kapolsek menggarisbawahi perlunya sinergi yang kuat antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam mengawasi serta membimbing perkembangan anak-anak. Sosialisasi berlangsung tertib dan interaktif, yang diakhiri dengan penarikan kesimpulan serta sesi tanya jawab untuk mengukur pemahaman para siswa.

Melalui langkah preventif ini, Polsek Sukawati berharap dapat menanamkan karakter positif pada generasi muda sekaligus mewujudkan iklim sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  MPP Diserbu Siswa
BAGIKAN