
MATARAM, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiapkan shuttle bus gratis bagi pemilik tiket MotoGP di Mandalika. Lima lokasi untuk naik shuttle itu tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Utara.
Di Kota Mataram, titik shuttle bus gratis ada di Islamic Center. Di Lombok Barat, Pemprov NTB menyediakan dua shuttle bus di Senggigi, dan di Pelabuhan Lembar. Di Lombok Utara disiapkan shuttle bus di Pelabuhan Bangsal, dan di Lombok Tengah ada rute Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (BIZA) ke Sirkuit Mandalika.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB, Ervan Anwar, mengatakan shuttle bus di Pelabuhan Bangsal sengaja ditujukan bagi para penonton yang menginap di Gili Trawangan serta beberapa wisatawan dari Bali. Rutenya, penonton MotoGP dari Bangsal akan diangkut ke Mataram terlebih dahulu sebelum dibawa ke Sirkuit Mandalika.
“Nanti dari Bangsal ke Islamic Center dia, ngumpul di Islamic Center baru kita angkut. Kemudian di Senggigi juga 2 unit tambahan, pokoknya tahun ini ada 3 titik tambahan baru lokasi shuttle bus,” ujarnya, Kamis (8/10).
Di tahun ini, Pemprov menyiapkan sekitar 42 unit kendaraan untuk membawa penonton MotoGP dari dan menuju Sirkuit Mandalika. Bagi para penonton yang ingin menggunakan shuttle bus, cukup menunjukkan bukti tiket MotoGP Mandalika 2026.
Pengaturan penumpang akan dibagi menjadi dua kelompok, yakni menuju parkir timur dan parkir barat. Dari kedua lokasi tersebut, penumpang selanjutnya akan disebar berdasarkan zona tiket.
Selain tiket, pengguna shuttle bus juga akan mendapatkan gelang khusus. Gelang tersebut berfungsi sebagai penanda sekaligus memudahkan pengaturan saat kepulangan. Gelang berwarna putih itu nantinya mencantumkan lokasi serta waktu kepulangan penumpang.
Kebijakan tersebut dibuat berdasarkan pengalaman sebelumnya, ketika penumpang yang awalnya tidak menggunakan shuttle, ikut memanfaatkan kendaraan saat pulang.
Kebijakan gelang khusus juga diharapkan dapat mencegah penumpang yang tidak terdaftar sebagai pengguna shuttle ikut menggunakan layanan tersebut saat pulang. Adapun operasional shuttle bus selama tiga hari MotoGP Mandalika dibatasi sampai pukul 22.00 WITA.
“Makanya kita siapkan gelang sekarang, gelang khusus untuk yang di shuttle bus kita kasih gelang, putih warnanya. Di situ tertulis di mana dia nanti nunggu, jam berapa dia pulang,” katanya.
Selain Pemprov NTB, Perum DAMRI juga menyediakan 118 unit shuttle bus yang akan beroperasi secara gratis selama tiga hari MotoGP Mandalika. General Manager DAMRI Cabang Mataram, Zuryani, menyampaika kesiapan transportasi dan sumber daya manusia (SDM) merupakan pilar utama dalam menyukseskan gelaran balap motor internasional tersebut.
Shuttle bus itu akan beroperasi selama tiga hari penuh, yakni pada Jumat–Minggu, 9–11 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WITA. DAMRI juga memastikan seluruh bus shuttle di dalam kawasan ini bersifat ramah disabilitas guna mengakomodasi kebutuhan seluruh pengunjung tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat bergerak dengan mudah selama berada di kawasan sirkuit, sehingga mereka dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman,” katanya. (kmb/suarantb)










