Jajaran Polsek Gianyar dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar melaksanakan olah TKP di Bangunan Rumah Makan ACK yang berlokasi di Jalan Raya Lebih, Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih yang terbakar.(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Bangunan Rumah Makan ACK yang berlokasi di Jalan Raya Lebih, Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, dilalap si jago merah, Kamis (8/10). Peristiwa kebakaran yang diduga dipicu oleh kebocoran LPG tersebut saat ini tengah ditangani oleh jajaran Polsek Gianyar dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.28 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika seorang karyawan rumah makan, Putu AY., sedang membuka toko dan memasak nasi. Tiba-tiba terjadi dugaan kebocoran LPG yang langsung menimbulkan sambaran api hingga memicu kebakaran.

Baca juga:  Diduga Gelapkan Iuran BPJS Rp 1,3 Miliar, Pradana Diadili

Melihat kobaran api kian membesar dan menyambar beberapa tabung gas lain di dalam ruangan, saksi lantas berlari keluar untuk meminta bantuan warga sekitar. Pemilik bangunan kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 08.35 WITA untuk melakukan pemadaman. Petugas piket Polsek Gianyar yang dipimpin Pawas Ps. Kanit Reskrim IPTU Gde Densa Prana, S.H., M.H., bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar juga turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, memasang garis polisi, serta menggali keterangan saksi.

Baca juga:  Penyebab Hilangnya Kedua Tangan Orok Dibuang di Tista, Polisi Katakan Ini

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.20 WITA, dilanjutkan dengan proses pendinginan area. Akibat musibah ini, bangunan RM ACK berukuran sekitar 4 x 10 meter mengalami kerusakan berat. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Penyidik Polsek Gianyar dijadwalkan akan meminta keterangan lebih lanjut dari korban dan sejumlah saksi. Menanggapi kejadian ini, pihak Polres Gianyar mengimbau masyarakat untuk senantiasa memeriksa kondisi kompor, regulator, serta selang gas secara berkala.

Baca juga:  Berantas Narkoba, KemenPAN-RB Jalin Kerjasama dengan BNN

Apabila tercium bau gas menyengat, warga diminta untuk tidak menyalakan api maupun mengoperasikan sakelar listrik, serta segera melakukan langkah pengamanan dengan mengutamakan keselamatan.(Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN