
JAKARTA, BALIPOST.com – Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dengan cara yang nyaris sempurna. Kapten La Albiceleste itu mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist saat Argentina mengalahkan Benin 3-0 dalam laga persahabatan FIFA di Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, Rabu (7/10) pagi WIB.
Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir Messi bersama Argentina. Tampil penuh selama 90 menit, pemain yang kini memperkuat Inter Miami itu kembali menunjukkan pengaruh besarnya dalam permainan tim.
Momen emosional sudah terasa sebelum pertandingan dimulai. Messi terlihat menangis ketika lagu kebangsaan Argentina berkumandang. Namun begitu pertandingan dimulai, fokusnya langsung tertuju pada lapangan.
Dilansir dari Kantor Berita Antara, Messi memimpin serangan Argentina sejak menit pertama. La Albiceleste mendominasi permainan dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir.
Gol yang ditunggu akhirnya hadir tiga menit setelah turun minum. Messi menjadi sumber terciptanya gol pembuka melalui sepak pojok yang kemudian disambut Nicolas Otamendi. Sundulan sang bek membawa Argentina unggul 1-0 pada menit ke-48.
Messi kembali memainkan peran penting pada gol kedua. Pada menit ke-61, ia memberikan umpan kepada Nico Paz. Pemain berusia 22 tahun itu melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Benin, Marcel Souke Dandjinou.
Argentina unggul 2-0, tetapi perhatian kemudian tertuju kepada Messi. Rekan-rekannya seolah ingin memberikan kesempatan kepada sang kapten untuk menutup laga terakhirnya dengan sebuah gol.
Kesempatan itu datang pada menit ke-68 setelah Agustin Giay dilanggar di dalam kotak penalti. Argentina mendapat hadiah tendangan penalti.
Tiga menit kemudian, Messi maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia menaklukkan kiper Benin dan membawa Argentina unggul 3-0. Selepas mencetak gol, Messi langsung dikerumuni dan dipeluk rekan-rekannya.
Gol tersebut menjadi penutup sempurna bagi perjalanan Messi bersama tim nasional. Ia masih memiliki sejumlah peluang setelah itu, tetapi tidak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir.
Dengan laga tersebut, Messi resmi mengakhiri pengabdiannya untuk Argentina yang dimulai pada 2005. Ia menutup karier internasional dengan catatan 208 penampilan, 126 gol, dan 67 assist.
Messi juga meninggalkan warisan besar berupa sederet trofi. Ia membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
Sebelumnya, Messi juga membantu Argentina menjadi juara Piala Dunia U-20 2005 dan meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.
Kini, setelah lebih dari dua dekade mengenakan jersey Argentina, panggung internasional Messi bersama La Albiceleste akhirnya berakhir. Perpisahannya pun berlangsung dengan cara yang khas: mencetak gol, memberi assist, dan membawa negaranya menang. (Suka Adnyana/balipost)










