Truk tronton bermuatan susu seberat sekitar 20 ton mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Soka, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Minggu (27/9) siang. (BP/Bit)

SINGASANA, BALIPOST.com – Truk tronton bermuatan susu seberat sekitar 20 ton mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Soka, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Minggu (27/9) siang. Truk tersebut tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan menabrak truk tronton yang berada di belakangnya.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan kecelakaan melibatkan truk tronton nomor polisi F-9793-FC yang dikemudikan Supriyadi (40) dan truk tronton B-9149-UEY yang dikemudikan Suhartono (54). Bentuntung tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Baca juga:  Ban Meledak, Truk Bermuatan Bawang Merah Terguling

Menurutnya, kecelakaan terjadi saat truk F-9793-FC melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan melintasi tanjakan yang menikung ke kiri. Namun, truk yang mengangkut muatan susu sekitar 20 ton tersebut tidak kuat menanjak.

Truk kemudian bergerak mundur dan menabrak truk B-9149-UEY yang berada di belakangnya. Setelah itu, truk F-9793-FC oleng ke sisi selatan jalan dan menabrak gapura jalur keluar Restoran Soka.

Baca juga:  Hujan di Bali Dipicu Pertumbuhan Awan Konventif

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp50 juta,” ujar Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani.

Selain truk bermuatan susu, truk yang ditabrak diketahui membawa paket dengan berat sekitar delapan ton. Kedua kendaraan mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut.

Petugas Polsek Selemadeg yang menerima laporan sekitar pukul 12.00 Wita langsung mendatangi lokasi. Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengevakuasi barang bukti kendaraan ke tempat aman.

Baca juga:  Almarhum Elyanus Pongsoda Dikenal Disiplin dan Pekerja Keras

Dari hasil penanganan awal kepolisian, faktor manusia disebut menjadi penyebab kecelakaan. Polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kejadian tersebut. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN