Penataan kawasan Jalan Gajah Mada, Tabanan. (BP/dokumen)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tabanan dari sektor parkir hingga pertengahan September 2026 baru mencapai Rp3,678 miliar atau sekitar 58 persen dari target Rp6,33 miliar. Kondisi ini dipengaruhi revitalisasi sejumlah kawasan, termasuk Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan, yang berdampak terhadap aktivitas parkir.

Kabid Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan, I Putu Sandi Yasa mengatakan, realisasi pendapatan parkir tepi jalan umum (TJU) hingga 14 September 2026 mencapai Rp2,214 miliar. Capaian tersebut setara 53,45 persen dari target Rp4,144 miliar yang dipungut dari 27 titik parkir.

Baca juga:  Pasar Badung Mulai Terapkan Parkir Elektronik

Sementara itu, pendapatan tempat parkir khusus (TPK) mencapai Rp1,463 miliar atau 67,88 persen dari target Rp2,156 miliar. Parkir khusus tersebut tersebar di 16 titik.

Dengan capaian tersebut, total pendapatan dari sektor parkir baru mencapai sekitar 58 persen dari target tahunan. Dishub Tabanan masih harus mengejar tambahan pendapatan sekitar Rp2,652 miliar dalam sisa waktu hingga akhir Desember 2026.

Sandi Yasa mengakui revitalisasi kawasan menjadi salah satu kendala dalam pencapaian target PAD parkir. Penataan di sejumlah lokasi menyebabkan aktivitas parkir ikut terdampak. “Untuk kendala ada revitalisasi di beberapa titik, seperti di Gajah Mada dan Terminal Pesiapan,” ujar Sandi Yasa saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Baca juga:  Pencarian Penyelam Hilang di Hari Ketiga, Dari Basarnas hingga Paranormal Dilibatkan

Meski menghadapi kendala, Dishub Tabanan masih berupaya mengoptimalkan pendapatan dari titik-titik parkir yang tetap aktif. Hingga kini, belum ada penambahan titik parkir baru sebagai pengganti lokasi yang terdampak revitalisasi.

Menurut Sandi Yasa, survei potensi titik parkir kantong akan dilakukan setelah revitalisasi kawasan Jalan Gajah Mada rampung. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang sumber pendapatan baru. “Kami tetap berusaha. Setelah Gajah Mada selesai, mulai survei titik parkir kantong,” katanya.

Baca juga:  Diduga Banyak Penyimpangan, Parkir Pantai Masceti Diminta Dikelola Desa Adat

Dishub Tabanan juga akan memantau perkembangan revitalisasi sejumlah kawasan untuk mengkaji kemungkinan penambahan titik parkir. Optimalisasi pemungutan pada lokasi yang masih aktif menjadi langkah yang ditempuh untuk mengejar target PAD hingga akhir tahun. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN