
DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran hebat kembali melanda pemukiman di Kota Denpasar. Sebuah gudang kembang api di Jalan Siulan, Gang Nusa Indah, Desa Dangin Puri Kangin, terbakar dan meledak, Selasa (15/9). Dua warga dilarikan ke rumah sakit dan belasan sepeda motor hangus terbakar.
Warga mengetahui kebakaran sekitar pukul 15.00 WITA. Api dengan cepat membesar disertai letupan kembang api meledak di udara.
Saksi mata Jro Mangku Prajapati Bekul mengungkapkan api sangat cepat membesar karena disertai letusan kembang api dan percikannya merembet ke bengkel sepeda motor di sebelahnya. Dua warga dilarikan ke RS akibat luka bakar sedangkan belasan sepeda motor yang sedang diservice saat itu ludes terbakar.
Sementara itu pemilik gudang kembang api, I Gede Satria masih shock dan tak mau diminta keteranganya.
Hingga pukul 18.59 WITA, aparat masih melakukan pemadaman karena api dan letupan ketas masih terjadi di dua lokasi yakni di gudang kembang api dan di bengkel yang ikut terbakar.
Warga lainnya I Nyoman Ati menuturkan warga sudah ikut membantu seadanya ketika api sudah membumbung tinggi. Termasuk dia bersama keluarga naik ke atap menyelamatkan rumah tetangganya.
Namun bengkel tak bisa diselamatkan karena ditinggal pergi pemiliknya.
Kadis Pemadam Kebakaran Kota Denpasar, I Made Tirana menyebutkan kasus ini termasuk kebakaran hebat karena dibarengi dengan letusan.
Pihaknya mengerahkan delapan mobil pemadam kebakaran, termasuk rescue jika keadaan darurat. Ia mengimbau aparat untuk selalu memantau aktivitas warganya, apalagi yang menyerempet bahaya.
Sementara itu, Kadek Arik yang merupakan karyawan di lokasi kebakaran mengatakan bangunan yang terbakar bukan gudang kembang api . Dia membantah kalau rutin memproduksi kembang api.
Ia hanya merakit kembang api yang dibeli bosnya untuk persiapan event di Karangasem pada 19 September nanti. Arik mengaku panik dan tak tahu sebab musibah ini karena saat kejadian dia sudah melihat semua gelap.
Bahkan, satu orang rekannya dilarikan ke rumah sakit. Soal bengkel tetangga ikut terbakar, dia juga tak tahu sebabnya. (Made Sueca/balitv)










