Warga di Denpasar antre membeli gas melon di acara pasar murah yang digelar pada Selasa (8/9). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Langkanya LPG 3 kilogram atau biasa disebut gas melon menyebabkan sejumlah desa di Denpasar menggelar pasar murah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar mencatat sudah ada 3 desa yang mengajukan pelaksanaan pasar murah dengan mengelontorkan 100 tabung per harinya.

Kepala Bidang Metrologi dan Tertib Niaga, Disperindag Kota Denpasar, I Gusti Bagus Aditia Wardhana saat dikonfirmasi, Selasa (8/9) mengatakan, saat ini sudah ada tiga desa yang mengajukan dan melaksanakan pasar murah. Ketiga desa tersebut adalah Pemogan, Tegal Kertha, dan Tegal Harum.

Baca juga:  BNNP Bali Perkuat Kolaborasi Tangkal Sindikat Narkoba Internasional

Pelaksanaan pasar murah tersebut, kata dia, didasari atas pengajuan ke Disperindag yang nantinya dikoordinasikan ke Pertamina untuk pelaksanaannya.

“Jika ada desa/keluarahan lain yang wilayahnya perlu suplai LPG 3 kilogram ini juga bisa bersurat ke kami. Nanti kami koordinasikan dengan Pertamina selaku pemilik barang untuk mendistribusikan ke desa/kelurahan yang kekurangan,” katanya.

Disinggung terkait kelangkaan LPG 3 Kilogram yang terjadi di Denpasar, Aditia mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Pertamina. Pertamina dikatakannya telah menyalurkan kuota seperti biasanya. “Kalau dari Pertamina siap mendistribusikan seperti biasa,” katanya. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Pastikan Stok LPG Aman, Polres Karangasem Gelar Monitoring SPBE
BAGIKAN