Wisatawan menyusuri pedestrian yang dalam proses penyelesaian di Jalan Pantai Kuta, Badung. Pemerintah Kabupaten Badung sedang melakukan penataan dan pelebaran jalur pedestrian di sisi Timur Jalan Pantai Kuta, Badung. (BP/eka)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Wisatawan yang berjalan kaki di kawasan Pantai Kuta bakal mendapat ruang yang lebih nyaman. Trotoar di Jalan Pantai Kuta kini diperlebar menjadi 3,5 meter dan ditata dengan taman serta fasilitas pendukung.

Kabel-kabel utilitas akan dipindahkan ke bawah pedestrian. Proyek bernilai lebih dari Rp24 miliar ini ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra mengatakan, penataan trotoar telah dimulai sejak 3 Agustus 2026. Proyek tersebut menyasar sisi timur Jalan Pantai Kuta yang berbatasan langsung dengan deretan usaha.

Pedestrian yang sebelumnya memiliki ruang terbatas kini ditata dengan lebar mencapai 3,5 meter. Penambahan ruang ini diharapkan membuat aktivitas pejalan kaki maupun wisatawan di kawasan Pantai Kuta menjadi lebih nyaman. “Penataan ini dilakukan di sisi timur jalan yang berbatasan langsung dengan usaha-usaha, panjangnya yang kita tangani sekitar 1,3 km,” ungkap Teddy saat dikonfirmasi, Minggu (6/9).

Baca juga:  PHR Distop 6 Bulan, Ini Harapan Wabup Tabanan

Hingga awal September 2026, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 10 persen. Dengan nilai kontrak lebih dari Rp24 miliar, pengerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Teddy menjelaskan, penataan tahap awal mencakup ruas sepanjang sekitar 1,3 kilometer, mulai dari kawasan Hard Rock Hotel hingga Pullman. Pemerintah Kabupaten Badung juga telah menyiapkan rencana kelanjutan penataan menuju sisi timur Jalan Pantai Kuta pada 2027. “Sepanjang 1,3 km ini dari Hardrock sampai Pullman, nantinya akan dilanjutkan tahun 2027 ke arah timur dari Jalan Pantai Kuta,” ujarnya.

Tak hanya memperlebar pedestrian, proyek ini juga membawa konsep penataan kawasan yang lebih hijau dan estetis. Di belakang trotoar akan dibangun taman dengan lebar sekitar 1,5 meter. Area tersebut nantinya dilengkapi kursi yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat.

Baca juga:  Di Pantai Selatan Bali Ini, Gelombang Laut Diprediksi Capai 2 meter

Penataan juga menyentuh persoalan jaringan utilitas. Kabel-kabel yang selama ini melintang di kawasan tersebut akan dipindahkan dan ditanam di bawah trotoar melalui sistem jaringan utilitas yang telah disiapkan.

“Kita di bawah itu kita ada box untuk drainase. Box untuk kabel PLN, ada box untuk utilitas. Karena terpisah itu. Ada 3 untuk drainase lain, untuk di bawahnya itu untuk utilitas lain, untuk PLN lain,” paparnya.

Dari sisi material, Teddy menyebut pedestrian baru akan menggunakan batu andesit dengan ketebalan 5 sentimeter. Material tersebut dipilih untuk mendukung ketahanan trotoar dalam jangka panjang, mengingat kawasan Pantai Kuta merupakan salah satu pusat aktivitas wisata dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem, Kuta Sempat Dilanda Badai Pasir

Penataan Jalan Pantai Kuta ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Badung menciptakan kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan estetik sesuai arahan Bupati Badung. Tidak berhenti di kawasan Pantai Kuta, konsep serupa juga direncanakan diterapkan di Jalan Kartika Plaza. Penataan kawasan tersebut diproyeksikan mulai dilakukan pada 2028, meski ukuran pedestrian nantinya kemungkinan tidak sama dengan proyek di Jalan Pantai Kuta.

“Ke depan di tahun 2028 kami sudah diinstruksikan juga untuk menata seperti hal yang sama, tetapi mungkin lebarnya tidak sama, di kawasan Jalan Kartika Plaza. Akan dilakukan penataan ke depan,” sebutnya. (Parwata/balipost)

 

BAGIKAN