
SINGARAJA, BALIPOST.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Yongmoodo Buleleng mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027. Sebanyak 25 atlet, terdiri atas 16 atlet junior dan sembilan atlet senior, dipersiapkan untuk tampil maksimal sekaligus memburu gelar juara umum.
Target tinggi tersebut tidak terlepas dari status Buleleng sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027. Bermain di kandang sendiri menjadi motivasi tambahan bagi para atlet Yongmoodo Buleleng untuk kembali mengukir prestasi terbaik.
Ketua Pengkab Yongmoodo Buleleng, Dewa Gede Sugiharto, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 25 atlet yang terdiri dari kelompok junior dan senior. Pembinaan dilakukan secara bertahap dengan harapan para atlet mampu memenuhi kebutuhan nomor pertandingan sekaligus bersaing dalam perebutan medali.
“Untuk ajang Porprov 2027, kita persiapkan adik-adik atlet agar bisa maksimal. Target kita tentu merebut medali emas dan mengincar juara umum, mengingat Buleleng sebelumnya pernah dua kali berturut-turut meraih predikat juara umum,” ujarnya.
Menurut Sugiharto, status sebagai tuan rumah menjadi dorongan tersendiri bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Karena itu, persiapan dilakukan sejak jauh hari agar atlet tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga matang dari sisi teknik dan mental bertanding.
Kesiapan atlet menjadi perhatian Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Bali yang melakukan pemantauan langsung terhadap pembinaan atlet Buleleng, Minggu (30/8). Pemantauan ini dilakukan untuk melihat perkembangan pembinaan sekaligus kesiapan atlet menghadapi persaingan pada Porprov 2027.
Ketua Umum Pengprov FYI Bali, Gede Agra Kumara, mengatakan persiapan Buleleng menjadi perhatian karena daerah ini memiliki dua tanggung jawab sekaligus, yakni sebagai tuan rumah dan peserta Porprov.
“Buleleng nanti menjadi tuan rumah Porprov 2027. Bagaimanapun tuan rumah harus mempersiapkan atletnya dengan matang. Kami berharap dari pengprov agar seluruh kabupaten/kota bisa memenuhi kuota atlet di setiap nomor pertandingan,” katanya.
Agra menegaskan, kesiapan atlet di seluruh nomor pertandingan menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan Porprov. Buleleng diharapkan mampu mengisi seluruh kelas yang dipertandingkan sehingga peluang meraih medali semakin terbuka.
Selain nomor tanding atau pertarungan, cabang olahraga Yongmoodo pada Porprov Bali 2027 juga akan mempertandingkan nomor Rangkaian Tata Gerak (RTG). Nomor tersebut terdiri atas kategori perorangan putra, perorangan putri, dan beregu.
Penambahan nomor RTG tersebut mengacu pada pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta PON Beladiri 2026 di Manado. Dengan bertambahnya nomor pertandingan, peluang perolehan medali bagi masing-masing kabupaten/kota juga semakin besar. Persaingan diperkirakan akan berlangsung lebih ketat karena setiap daerah memiliki kesempatan menambah koleksi medali dari nomor yang dipertandingkan.
Dari sisi teknis, Pelatih Yongmoodo Buleleng, Kadek Hariyana Vidvan Adhi, memastikan program latihan terus berjalan. Para atlet menjalani latihan rutin setiap pekan dengan materi yang diarahkan untuk meningkatkan kondisi fisik, teknik, serta kemampuan bertanding.
“Saat ini kami rutin latihan setiap minggunya. Untuk atlet senior yang bertugas di luar daerah juga senantiasa latihan mandiri,” katanya.(Yuda/balipost)










