Wakil Ketua I KONI Bali Maryoto Subekti mewakili Ketua KONI Bali memukul gong sebagai tanda resmi dibukanya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Bali di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Jumat (28/8). (BP/suk)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebanyak 752 karateka dari berbagai dojo di Bali ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Bali yang digelar di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Jumat (28/8) hingga Minggu (30/8).

Kejurprov KKI Bali tahun ini mengusung tema “Organisasi Kuat, Prestasi Hebat”. Dari total peserta, sebanyak 531 atlet turun di kelas open, sedangkan 221 atlet lainnya mengikuti kategori Festival.

Kejurprov resmi dibuka Wakil Ketua I KONI Bali Maryoto Subekti yang mewakili Ketua KONI Bali. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya persaingan para karateka dari seluruh penjuru Pulau Dewata.

Ketua Umum Pengprov KKI Bali, I Wayan “Gendo” Suardana, mengatakan Kejurprov tahun ini diikuti 34 kontingen yang berasal dari seluruh dojo KKI di Bali.

“Untuk Kejurprov kali ini diikuti 752 atlet dari 34 kontingen yang hadir dari seluruh dojo-dojo KKI Bali,” ujar Gendo seusai pembukaan.

Baca juga:  AC Milan Gagal ke Liga Champions Usai Dipermalukan Cagliari

Menurutnya, Kejurprov bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet. Selain meningkatkan prestasi dan mengasah mental bertanding, kejuaraan ini sekaligus menjadi sarana seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) KKI.

“Ini adalah agenda tahunan untuk menjadi ajang peningkatan prestasi, sekaligus menguji para atlet dan mendidik mental mereka. Yang paling penting, ini menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas, karena KKI setiap tahun menggelar kejuaraan nasional,” katanya.

Gendo menambahkan, perkembangan KKI Bali dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Jumlah karateka aktif yang tergabung dalam KKI Bali kini mencapai sekitar 5.000 orang, di luar anggota yang tidak lagi aktif.

Dari sisi prestasi, atlet-atlet KKI Bali juga mulai menunjukkan kiprah di level nasional hingga internasional. Salah satunya Bripda Astrid yang baru saja meraih medali emas pada Thailand Open dan diproyeksikan tampil pada Australia Open.

Baca juga:  Kumite Beregu Sumbang Perunggu

Ke depan, KKI Bali bertekad mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi dengan mencetak lebih banyak atlet yang mampu memperkuat Bali maupun Timnas Indonesia.

“Target kita tetap mempertahankan prestasi dan berusaha semaksimal mungkin menyumbang atlet untuk Bali, bahkan untuk Indonesia. Banyak sekarang muncul atlet-atlet muda yang mulai menunjukkan prestasi secara nasional,” ujarnya.

Kejurprov KKI Bali juga dimanfaatkan sebagai ajang pemantauan bakat atau talent scouting. Para atlet yang tampil akan dipantau sebagai bagian dari persiapan menuju ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional.

Gendo menjelaskan, hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi bahan masukan bagi para pelatih untuk menentukan program pembinaan atlet di masing-masing dojo dan kabupaten/kota. “Di kejuaraan ini kita juga punya talent scouting. Mereka akan menilai dan memberikan masukan kepada pelatih-pelatih yang selanjutnya pengetahuannya bisa didistribusikan ke dojo-dojo dan pengkab-pengkab,” jelasnya.

Baca juga:  Soal Gugatan Investor Lift Kaca Kelingking, Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Bali Dukung Kebijakan Gubernur

Ia berharap proses tersebut dapat membantu KKI Bali menemukan bibit-bibit potensial yang nantinya bisa memperkuat kabupaten/kota masing-masing, Bali, hingga Indonesia.

Selain pembinaan prestasi, KKI Bali saat ini juga mulai mengembangkan sistem digitalisasi dan sport science dalam proses latihan atlet.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurprov KKI Bali, Ketut Murti, mengatakan hasil kejuaraan akan menjadi salah satu acuan dalam menentukan atlet yang akan memperkuat Bali pada Kejurnas. Kejurprov kali ini juga diikuti para atlet Grade 1 KKI Bali.

Mereka dituntut menunjukkan kemampuan terbaik dengan menghadapi pesaing dari seluruh kabupaten/kota di Bali. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN