Kondisi tempat pemanggangan ayam milik I Nyoman Suarna, (48) di Dusun Selat, Desa Banjarangkan, Klungkung yang terbakar, Kamis (27/8) sore. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Usaha pemanggangan ayam milik I Nyoman Suarna, (48) di Dusun Selat, Desa Banjarangkan, Klungkung, terbakar, Kamis (27/8) sore. Kebakaran diduga dipicu percikan api dari pembakaran serabut kelapa yang digunakan sebagai bahan bakar memanggang ayam.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Jumat (28/8) mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WITA.

Kejadiannya berawal ketika I Kade Nofarianto (27) menyalakan api untuk membakar serabut kelapa yang digunakan sebagai bahan bakar aktivitas memanggang ayam sekitar pukul 14.00 WITA.

Baca juga:  Tempat Usaha Kerupuk Sapi Terbakar di Darmasaba

Sekitar pukul 17.00 WITA, salah seorang petani bernama Anak Agung Ngurah Parwita (51) yang sedang melakukan aktivitas mencari rumput di sebelah utara lokasi pemanggangan ayam melihat kobaran api pada bagian atap bangunan.

Melihat kejadian itu, Parwita kemudian memberitahukan Nofarianto. Keduanya bersama warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan air dan peralatan seadanya.

Namun, api dengan cepat membesar sehingga upaya warga belum berhasil. Petugas pemadam kebakaran kemudian dihubungi untuk melakukan penanganan.

Baca juga:  Polsek Kumpulkan Donasi untuk Korban Bencana Alam

Sekitar pukul 17.40 WITA, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klungkung tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan maupun lingkungan sekitar.

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api sekitar pukul 18.00 WITA.

Dari hasil penanganan sementara, kebakaran diduga terjadi akibat percikan api dari aktivitas pembakaran serabut kelapa yang mengenai bagian atap tempat pemanggangan ayam.

Baca juga:  Kamar Kos dan Usaha Loundry Ludes Terbakar

Polisi yang turun ke lokasi juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp5 juta,” ujar Dewa Alit. (Sri Wiadnyana/denpost)

BAGIKAN