Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). (BP/Antara)

LOMBOK TENGAH, BALIPOST.com – Musibah kebakaran yang menghanguskan sekitar 120 rumah di Kampung Wisata Adat Sade, Lombok Tengah pada Sabtu (22/8) terjadi dua bulan menjelang ajang MotoGP Mandalika.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pun menyiapkan sejumlah destinasi wisata budaya alternatif untuk mengantisipasi limpahan wisatawan saat ajang balap motor tahunan itu.

Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ihwan, dikutip dari Kantor Berita Antara, mengatakan destinasi budaya yang disiapkan, antara lain Kampung Adat Ende, Desa Adat Bayan, Kampung Tenun Sukarara, dan Kampung Adat Pringgasela.

“Berbagai destinasi itu perlu segera kami kondisikan agar siap menerima limpahan wisatawan,” ucap dia saat ditemui usai meninjau kebakaran Dusun Adat Sade di Lombok Tengah, Minggu (23/8).

Baca juga:  Proyek Penataan Kota Tabanan Segera Dimulai, Jalan Gajah Mada Dipermak Bertahap

Ihwan menuturkan pemerintah segera berkoordinasi dengan pengelola dan komunitas budaya di sejumlah destinasi tersebut untuk memastikan kesiapan dalam menerima kunjungan wisatawan.

Menurut dia, penyiapan destinasi budaya alternatif tersebut menjadi penting lantaran ajang MotoGP Mandalika pada 9 sampai 11 Oktober 2026 berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah dan negara ke Pulau Lombok.

“Dalam waktu dekat ini kami berkoordinasi dengan berbagai macam tempat tersebut,” kata Ihwan.

Baca juga:  Konvoi Pembalap MotoGP Disambut Meriah, Jokowi akan Nonton di Mandalika

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Indah Damayanti Putri mengatakan proses revitalisasi Dusun Adat Sade membutuhkan pembahasan bersama dengan berbagai pihak.

Pemerintah memerlukan masukan dari para tokoh adat agar upaya revitalisasi kawasan tersebut tetap memperhatikan nilai dan karakter budaya masyarakat setempat.

“Merevitalisasi Dusun Sade membutuhkan duduk bersama karena membutuhkan penyampaian dan info dari para tokoh adat yang ada,” kata Indah.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan penonton MotoGP Mandalika 2026 mencapai 145.000 penonton baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.

Target itu naik sebesar 15,7 persen dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya yang tercatat hanya dihadiri 140.324 penonton.

Baca juga:  Sambut MotoGP Mandalika, ITDC Siapkan Paket Bundling Lombok-Bali

Pada 22 Agustus 2026, Dusun Adat Sade yang merupakan salah satu destinasi budaya favorit penonton MotoGP Mandalika mengalami insiden kebakaran yang menghanguskan seluruh rumah adat di kampung tersebut.

Dusun Adat Sade merupakan salah satu kampung adat tertua di Pulau Lombok yang telah ada sejak abad ke-16 dan telah diwariskan kepada 15 generasi secara turun-temurun.

Di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara, kampung itu terkenal sebagai destinasi budaya yang kental dalam upaya mempertahankan berbagai tradisi adat suku Sasak. (kmb/balipost)

BAGIKAN