
GIANYAR, BALIPOST.com – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, secara resmi mengukuhkan 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gianyar Tahun 2026 di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Sabtu (15/8) malam. Pengukuhan ini menandai kesiapan putra-putri terbaik daerah tersebut untuk mengemban tugas negara pada upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Pada hari ini Sabtu 15 Agustus 2026 pukul 18.00 WITA, Paskibraka Kabupaten Gianyar tahun 2026 secara resmi saya kukuhkan,” ujar Bupati Mahayastra saat bertindak selaku Inspektur Upacara.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Ikrar Putra Indonesia, penciuman Sang Merah Putih, serta penyematan lencana kepemimpinan dan kendit perintis pemuda oleh Bupati Gianyar. Acara disaksikan oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Perangkat Daerah, serta orang tua para anggota Paskibraka.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gianyar, I Komang Alit Adnyana, menjelaskan bahwa 75 Paskibraka terpilih—terdiri dari 36 putra dan 39 putri—merupakan hasil seleksi ketat berbasis sistem transparansi dari total 279 pendaftar (128 putra dan 151 putri) asal 15 SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar. Tahapan seleksi mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, kesemaptaan, hingga tes kepribadian.
Dalam kesempatan tersebut, Kesbangpol Gianyar turut merilis susunan petugas inti untuk upacara pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus 2026.
Upacara Penaikan Bendera, Pembawa Baki, Nanda Samhita Damarani, Tim Pengibar, Ida Bagus Gede Ari Surya Darma, Anak Agung Gede Parama Kristanta, dan I Komang Adi Wijaya Putra.
Upacara Penurunan Bendera, Pembawa Baki, I Gusti Agung Diviantari Putri. Tim Penurunan Putu Bawa Suwiardinata, I Made Riski Abhirama, dan Anak Agung Gede Agung Dhananjaya.
Alit Adnyana menambahkan, seluruh anggota telah menjalani pelatihan intensif baris-berbaris, formasi, serta pembentukan karakter sejak awal Agustus. Ia berharap para anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas dengan disiplin penuh dan menjadi teladan nasionalisme bagi generasi muda di Gianyar.(Wirnaya/balipost)










